TPA Ncolang Dibidik BRIN Jadi Model Ekonomi Sirkular di Manggarai
- 06 Mei 2026 22:10 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah membidik Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ncolang di Kampung Poco, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai sebagai sebagai model pengembangan ekonomi sirkular.
Langkah strategis ini menandai pergeseran paradigma pengelolaan sampah di kabupaten Manggarai khususnya di kecamatan Langke Rembong guna mendorong transformasi pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pembuangan akhir sampah saja tetapi pun pada siklus pemanfaatan yang berkelanjutan.
Peneliti Muda dari Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler BRIN, Samuel Fery Purba, memaparkan bahwa TPA Ncolang akan dijadikan lokasi permodelan untuk membangun ekosistem ekonomi sirkular yang berdampak langsung bagi masyarakat. Rencananya, TPA Ncolang didorong untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi baru. "Nanti kami akan mengambil sampel sekitar TPA Ncolang di mana TPA itu nanti akan dibuat suatu permodelan supaya terjadi ekonomi sirkular di sekitar desa itu sendiri," kata Feri kepada RRI, Selasa 5 Mei 2026.
Melalui pendekatan ini, para pemulung, pengepul, hingga aktor ekonomi lainnya akan diberdayakan sehingga pengelolaan sampah memiliki nilai tawar dan nilai tambah yang mampu menghasilkan cuan. "Desa ini bukan hanya sebagai tempat pembuangan sampah tapi di sini nanti akan menghasilkan ekonomi sirkular bagi masyarakat, bagi pemulung, pengepul dan aktor aktor lainnya," ujarnya.
Fery menambahkan, transformasi ini dirancang untuk mengintegrasikan pengelolaan sampah dari hulu ke hilir secara lebih sistematis. Namun, Fery juga mengakui bahwa keberhasilan di tingkat TPA tidak dapat berdiri sendiri tanpa adanya perubahan mendasar pada perilaku masyarakat.
Ia menekankan pentingnya menumbuhkan budaya baru dalam mengelola sampah yang dimulai sejak dini di lingkup rumah tangga. "Sampah itu tidak dikumpulin dalam satu plastik tapi sampah itu dipilah, sampah organik dipilah, sampah anorganik juga seperti kertas, plastik, botol besi, alat alat elektronik, itu dipisah," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....