Arus Penumpang Samarinda Naik, Angkutan Laut Tumbuh Signifikan

  • 06 Mei 2026 07:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Mobilitas penumpang di Kota Samarinda menunjukkan tren peningkatan pada Maret 2026. Kenaikan ini terlihat pada moda transportasi udara maupun laut, khususnya untuk arus keberangkatan penumpang.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda mencatat jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara pada Maret 2026 mencapai 39.452 orang. Angka tersebut meningkat 35,86 persen dibandingkan Februari 2026.

Secara tahunan, jumlah keberangkatan penumpang udara juga menunjukkan pertumbuhan positif. Dibandingkan Maret 2025, jumlah penumpang yang berangkat melalui jalur udara naik sebesar 24,06 persen.

Kepala BPS Kota Samarinda, Supriyanto, menjelaskan peningkatan itu menunjukkan mobilitas masyarakat masih terus membaik. Aktivitas perjalanan untuk kepentingan pekerjaan, bisnis, maupun kunjungan keluarga dinilai turut mendorong pertumbuhan arus penumpang.

Tidak hanya pada moda udara, peningkatan juga terjadi pada angkutan laut domestik. Jumlah keberangkatan penumpang melalui jalur laut pada Maret 2026 tercatat sebanyak 18.521 orang.

Jumlah tersebut melonjak sangat tajam, yakni 149,34 persen dibandingkan Februari 2026. Jika dibandingkan dengan Maret tahun lalu, keberangkatan penumpang laut juga meningkat sebesar 20,51 persen.

Menurut Supriyanto, pertumbuhan pada angkutan laut menjadi yang paling tinggi di antara moda transportasi yang diamati pada periode tersebut. "Hal ini menunjukkan jalur laut masih menjadi salah satu pilihan penting masyarakat untuk mobilitas antardaerah," ucapnya pada Senin 4 Mei 2026.

Sementara itu, untuk arus kedatangan, jumlah penumpang angkutan udara pada Maret 2026 tercatat sebanyak 32.041 orang. Angka ini meningkat 18,11 persen dibanding Februari 2026 dan naik 30,47 persen dibandingkan Maret 2025.

Supriyanto mengatakan peningkatan arus keberangkatan maupun kedatangan udara mencerminkan pemulihan aktivitas transportasi yang terus berlanjut. “Pada Maret 2026, indikator transportasi menunjukkan peningkatan cukup kuat, terutama pada arus keberangkatan,” ujarnya.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada angkutan laut domestik untuk arus kedatangan. Jumlah penumpang yang datang melalui jalur laut tercatat sekitar 5.392 orang, atau turun 30,27 persen dibandingkan Februari 2026.

Secara tahunan, kedatangan penumpang angkutan laut juga mengalami penurunan 14,72 persen dibandingkan Maret 2025. BPS menilai fluktuasi tersebut menunjukkan dinamika pergerakan transportasi masih dipengaruhi faktor musiman, jadwal pelayaran, serta perubahan pola mobilitas masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....