Pemkab Bima Hadirkan Gerakan Pangan Murah, Warga Lambitu Antusias Serbu GPM
- 01 Mei 2026 18:13 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Lapangan Desa Kaboro, Kecamatan Lambitu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program “Selasa Menyapa” yang dipimpin langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi, didampingi Ketua TP PKK Ny. Murni Suciyanti, Wakil Bupati Bima H. Irfan Zubaidy, Ketua GOW Ny. Anita H. Irfan, Camat Lambitu Hafid, S.Sos, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima.
Sebelum meninjau GPM, rombongan terlebih dahulu mengunjungi layanan kesehatan dan keluarga berencana (KB) yang dipusatkan di Balai Desa Sambori. Usai peninjauan tersebut, agenda dilanjutkan dengan melihat langsung aktivitas penjualan bahan pokok murah yang disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima dengan Perum Bulog. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.
Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima, Helmiyati, SP., MM menjelaskan bahwa program ini rutin dilaksanakan dalam kegiatan Selasa Menyapa dan selalu mendapatkan respons positif dari warga.
“GPM mendapat sambutan yang sangat baik. Warga memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Adapun sejumlah komoditas yang disediakan antara lain beras premium seharga Rp75.500 per 5 kilogram, telur Rp55.000 per rak, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per kilogram, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah masyarakat.
“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah secara langsung untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga inflasi daerah tetap terkendali,” jelasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, dapat lebih mudah mengakses bahan pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....