Drone DJI Pertanian Pangkas Emisi dan Hemat Air Global

  • 30 Apr 2026 11:32 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - DJI melalui divisi pertaniannya mengungkapkan bahwa penggunaan drone pertanian secara global mampu memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan. Dalam laporan terbaru yang dirilis pada ajang Agrishow 2026 di Brasil, teknologi ini disebut telah mengurangi emisi karbon hingga 51 juta ton serta menghemat sekitar 410 juta ton air di seluruh dunia.

Laporan bertajuk Agricultural Drone Industry Insight 2025/2026 tersebut menunjukkan bahwa industri drone pertanian terus berkembang pesat. Hingga akhir 2025, tercatat lebih dari 600 ribu unit drone pertanian telah digunakan di lebih dari 100 negara dengan jumlah operator terlatih yang terus meningkat.

Penggunaan drone dalam sektor pertanian dinilai semakin menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar inovasi tambahan. Teknologi ini membantu petani dalam meningkatkan efisiensi kerja, mulai dari penyemprotan hingga pemantauan tanaman secara presisi.

Di Brasil, misalnya, drone pertanian telah banyak digunakan untuk berbagai komoditas seperti kopi, kedelai, jagung, dan tebu. Pemanfaatannya memungkinkan proses penyemprotan dan penanaman dilakukan secara lebih tepat sasaran, sehingga dapat mengurangi penggunaan bahan kimia hingga 35 persen serta menjaga kondisi tanah tetap optimal.

Selain itu, penggunaan drone juga membantu mengurangi dampak lingkungan seperti pemadatan tanah dan penyebaran zat kimia ke area sensitif. Hal ini berkontribusi pada praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Laporan tersebut juga didukung oleh berbagai penelitian dan uji lapangan yang menunjukkan bahwa penggunaan drone mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi petani. Sejumlah negara bahkan mulai menyesuaikan regulasi untuk mendukung penggunaan teknologi ini secara lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....