BBPOM Mataram Dorong Kesadaran Remaja Soal Keamanan Obat dan Pangan
- 28 Apr 2026 14:49 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram terus memperluas edukasi keamanan obat dan pangan kepada kalangan pelajar. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan edukatif yang diikuti 72 siswa dan empat guru dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Mataram dalam kegiatan outing class, Rabu 22 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi edukasi preventif untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya memilih produk yang aman dikonsumsi. Melalui pendekatan langsung, siswa diperkenalkan pada peran BBPOM sebagai lembaga yang bertugas mengawasi peredaran obat dan makanan di masyarakat.
Dalam sesi pemaparan, petugas BBPOM menjelaskan berbagai hal mendasar terkait keamanan produk, termasuk cara mengenali produk ilegal, memahami informasi label, dan pentingnya memastikan izin edar sebelum membeli suatu produk.
Materi edukasi disampaikan secara komunikatif dengan pendekatan interaktif agar siswa dapat lebih mudah memahami informasi yang diberikan. Para peserta juga diajak untuk memahami dampak konsumsi produk yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.
Selain fokus pada keamanan produk, edukasi juga menyoroti pentingnya membaca informasi nilai gizi pada pangan olahan. Pemahaman terhadap kandungan gula, garam, dan lemak dinilai penting untuk membantu remaja menerapkan pola makan sehat sejak dini.
Kegiatan tidak hanya berlangsung di ruang edukasi, tetapi juga dilanjutkan dengan tur laboratorium. Dalam sesi ini, siswa melihat langsung proses pengujian sampel obat dan makanan yang dilakukan secara ilmiah dan terstandar.
Melalui kunjungan laboratorium, peserta mendapatkan gambaran mengenai tahapan pengawasan yang dilakukan BBPOM dalam memastikan produk yang beredar memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi. Pengalaman tersebut memberikan wawasan tambahan mengenai pentingnya pengawasan produk sebelum sampai ke tangan konsumen.
BBPOM Mataram berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat membangun kesadaran pelajar untuk lebih cermat dalam memilih produk konsumsi. Dengan meningkatnya literasi keamanan pangan dan obat, generasi muda diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan peredaran produk berisiko di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....