Aparat Gabungan Amankan Konflik Batas Tanah di Reok Barat

  • 23 Apr 2026 10:23 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Aparat gabungan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polsek Reo bersama Tentara Nasional Indonesia dari Koramil 1612-02 Reo bergerak cepat melakukan monitoring dan pengamanan konflik batas tanah antara warga Dusun Tureng dan Dusun Sambor di Desa Nggalak, Kecamatan Reok Barat, Kab. Manggarai, Selasa 21 April 2026. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi bentrokan dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah tersebut.

Ketegangan bermula pada Minggu, 19 April 2026 saat sekelompok warga Dusun Sambor mendatangi lokasi Lingko Mbaeng dan memasang patok batas secara sepihak. Aksi tersebut memicu reaksi dari warga Dusun Tureng yang sempat berkumpul untuk membahas langkah balasan. Namun, situasi berhasil diredam setelah aparat bersama pemerintah setempat melakukan pendekatan persuasif.

Untuk mencegah eskalasi konflik, Kapolsek Reo Ipda Joko Sugiarto bersama personel langsung turun ke lokasi pada Selasa pagi. Di hadapan kedua pihak, aparat memberikan imbauan tegas agar masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menghentikan seluruh aktivitas di lahan sengketa hingga adanya keputusan resmi melalui jalur mediasi.

Proses penyelesaian sengketa akan dilakukan melalui mediasi formal yang difasilitasi pemerintah Kecamatan Reok Barat. Pertemuan di lapangan turut disaksikan tokoh adat dari kedua dusun yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan dan mendorong penyelesaian secara damai melalui kearifan lokal.

"Saat ini situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Unit Intelkam terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan di lapangan untuk memastikan tidak ada pergerakan massa tambahan," ujar Ipda Joko Sugiarto.

Hasilnya, kedua pihak sepakat menahan diri dan menempuh jalur mediasi di kantor kecamatan. Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, sementara aparat keamanan terus melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi potensi gangguan serta memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....