Peringatan Kartini, BPSDM Kaltim Dorong Perempuan Lebih Berdaya

  • 21 Apr 2026 14:23 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting dalam pelaksanaan Sharing Session Episode 111 oleh BPSDM Kaltim. Kegiatan ini digelar secara daring dengan tema pemberdayaan perempuan dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Kepala Bidang Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan (SKPk) BPSDM Kaltim, Siti Djaitun, menyampaikan semangat Kartini harus terus dihidupkan dalam kehidupan modern. Ia menilai perempuan saat ini memiliki peran yang semakin luas.

“Semangat perjuangan Kartini menjadi inspirasi kita untuk lebih maju dan berkarya,” ujarnya pada Selasa 21 April 2026.

Menurut Siti, perempuan kini tidak hanya berperan dalam ranah domestik. Lebih dari itu, perempuan telah menjadi penggerak perubahan dalam keluarga dan masyarakat, termasuk dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga di tengah tantangan yang ada.

Tema yang diangkat dalam kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. Kenaikan harga kebutuhan pokok berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga, sehingga diperlukan langkah adaptif untuk menghadapinya.

Dalam situasi tersebut, perempuan dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif. Salah satunya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan sekitar, seperti mengelola pekarangan rumah untuk kebutuhan pangan keluarga.

Selain itu, peningkatan literasi keuangan dan kemampuan mengelola anggaran rumah tangga juga menjadi hal penting. Dengan demikian, perempuan dapat berperan aktif dalam menjaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran keluarga.

BPSDM Kaltim berharap kegiatan ini mampu memberikan inspirasi nyata bagi para peserta. Terutama bagi perempuan agar terus berdaya, mandiri, dan mampu berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini juga diharapkan dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada lingkungan sekitarnya. Dengan begitu, semangat Kartini tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata di kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....