Bupati Situbondo Respons Keluhan Pedagang Kuliner Pantura
- 21 Apr 2026 11:12 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Situbondo - Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo merespons keluhan para pedagang kuliner di jalur pantura tepatnya di kawasan Kampung Kerapuh, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit.
Dalam acara yang bertajuk Pembinaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kuliner yang berlangsung di Wisata Kampung Kerapuh, Selasa (21/4/2026), para pedagang mengeluhkan sepinya pengunjung atau pembeli.
"Pembelinya sepi pak. Sehari kadang hanya dapat Rp50.000 atau bahkan gak dapat sama sekali. Kalau lagi ramai paling banyak Rp150.000," ujar Junaida (60) pedagang es degan dan rujak lontong.
Junaida mengaku sejak setahun terakhir, pembeli sangat sepi, seiring dengan sapinya pengunjung Wisata Bahari Kampung Kerapuh. Ia berharap, wisata Kampung Kerapu diperindah untuk menarik minat pengunjung.
"Sejak Kampung Kerapuh sepi, warung juga ikut sepi. Makanya Kampung Kerapu harus diperbaiki," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Situboondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo meminta para pedagang untuk mencantumkan harga di setiap warung, agar pembeli tahu harga makanan dan minuman yang berlaku di warung itu.
"Cantumkan harganya ya. Harganya juga harus sama. Karena banyak yang bilang kalau warung di sini harga makanan dan minuman yang diberlakukan kepada pembeli itu tidak sama. Ada yang murah, ada yang mahal, padahal sama-sama es degan," ujar Bupati Rio.
Bupati juga meminta agar tampilan warung harus bersih dan menarik sehingga pengunjung tertarik dan betah berlama-lama di warung, menikmati kuliner pinggir pantai seperti es degan, ikan bakar, rujak lontong, dan lainnya.
"Warung harus bersih ya, nanti saya pasang banner dan cat yang sama biar lebih menarik tampilannya," bebernya.
Dalam acara itu juga, para pedagang kuliner di kawasan Kampung Kerapuh itu meminta penanganan sampah yang belum ada tempat pembuangan, untuk menjaga kebersihan dan memastikan sampah tidak dibuang ke laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....