Antisipasi Gangguan LPG, Program MBG Siapkan Alternatif Energi

  • 17 Apr 2026 16:39 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember – Potensi gangguan pasokan energi menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program makan bergizi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan skema alternatif penggunaan energi. Hal itu disampaikan Kepala BGN, Dadan Hindayana.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Pertagas dan Pertamina, untuk memastikan operasional dapur gizi tetap berjalan meski terjadi kendala pasokan LPG.

“Di wilayah yang memungkinkan, penggunaan LPG dapat dialihkan ke gas alam melalui jaringan pipa atau CNG. Itu nanti SPPG-nya bisa memasang jaringan gas alam,” ujarnya, saat di Jember, Kamis (16/4/2026).

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya mitigasi agar distribusi makanan bergizi tidak terganggu, terutama di daerah dengan kebutuhan tinggi.

Meski demikian, ia memastikan hingga saat ini pasokan LPG masih relatif aman dan belum menghambat pelaksanaan program.

Selain aspek energi, BGN juga terus melakukan evaluasi di daerah, khususnya terkait kepatuhan terhadap standar operasional dan petunjuk teknis.

“Evaluasi di daerah umumnya berkaitan dengan kepatuhan terhadap SOP dan juknis, serta keseragaman pelaksanaan program,” katanya.

Pembinaan terus dilakukan agar kualitas layanan semakin merata di seluruh wilayah. Dengan berbagai langkah antisipasi itu, pemerintah menargetkan seluruh dapur gizi dapat beroperasi penuh pada pertengahan tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....