Perdana di SMA Alsiora Ende, Program MBG di Sambut Syukur dan Berjalan dengan Lancar
- 17 Apr 2026 11:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya resmi mulai diterapkan di SMA Swasta Alsiora Ende sejak 16 April 2026, setelah sebelumnya sempat tertunda akibat keterbatasan fasilitas dapur. Kepala SMA Swasta Alsiora Ende, Maria Oldiana Toko Gette, S.Pd.,Gr, saat diwawancarai RRI Ende di SMA Alsiora Ende mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya program tersebut di sekolah yang dipimpinnya.
Ia menjelaskan, sejak awal peluncuran program MBG, pihak sekolah hanya diminta mengirimkan data jumlah siswa, namun belum langsung mendapatkan layanan program. “Awalnya kami hanya diminta data jumlah siswa. Beberapa sekolah sudah menerima, tetapi kami belum. Sempat dipertanyakan dalam forum MKKS, ternyata kendalanya ada pada kuota dapur yang belum mencukupi,” katanya.
Ia mengungkapkan, setelah melalui beberapa tahapan pendataan lanjutan, termasuk permintaan data guru dan tenaga kependidikan, akhirnya kepastian penerimaan program mulai diperoleh. “Terakhir ada permintaan data lagi, sekaligus konfirmasi penandatanganan MoU. Puji Tuhan, per 16 April program MBG sudah bisa masuk di SMA Alsiora Ende,” ungkapnya.
Saat ini, SMA Swasta Alsiora Ende memiliki empat rombongan belajar dengan total 75 siswa. Program MBG yang diterapkan tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga seluruh warga sekolah. Pembagiannya tidak hanya untuk siswa, tetapi juga untuk bapak ibu guru, tenaga kependidikan, hingga petugas keamanan sekolah sehingga semua mendapatkan bagian.
Terkait pelaksanaan perdana, ia menambahkan bahwa secara umum kegiatan berjalan lancar meski masih dalam tahap penyesuaian. “Puji Tuhan, kemarin semua berjalan dengan baik. Walaupun ini perdana, pasti ada satu dua hal yang muncul, tetapi semuanya bisa diatasi,” ucapnya.
Ia menambahkan, kendala yang muncul lebih pada alur distribusi di dalam kelas, yang menjadi tanggung jawab wali kelas masing-masing sehingga bisa diatasi dengan baik. Menurutnya, secara keseluruhan pelaksanaan MBG di SMA Alsiora Ende hampir tidak menemui hambatan berarti.
“Hampir tidak ada kendala sebenarnya. Kalau pun ada, masih bisa diatasi oleh pihak sekolah,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas program, terutama dari sisi menu dan nilai gizi agar tetap konsisten ke depannya. Selain itu, ia menilai adanya langkah antisipatif yang dilakukan sebelum program berjalan menjadi nilai positif yang perlu dipertahankan.
“Sebelum MBG masuk, sudah ada petugas yang meminta data siswa terkait alergi makanan. Ini sangat baik untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan sejak awal.
Ia berharap program MBG dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan semakin ditingkatkan kualitasnya demi mendukung kesehatan dan semangat belajar siswa. “Harapan kami program ini terus berlanjut dan semakin baik ke depannya,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....