Wabup Flotim Luncurkan Program Cantik Perkuat Data Desa

  • 17 Apr 2026 09:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur - Wakil Bupati Flores Timur Ignasius Boli Uran melaunching Program Desa Kelurahan Cinta Statistik Tahun 2026 di Larantuka, Rabu 15 April 2026. Kegiatan yang digelar Badan Pusat Statistik berlangsung di Aula Kantor Camat Larantuka dan dihadiri aparat serta pemangku kepentingan.

Program Desa Kelurahan Cantik bertujuan meningkatkan literasi, pemahaman, serta tata kelola data di tingkat akar rumput masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data yang akurat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya data sebagai dasar utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, tanpa data yang valid, kebijakan pemerintah berpotensi melahirkan keputusan yang tidak adil dan jauh dari kebutuhan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa perbedaan opini tanpa dukungan data hanya akan melahirkan asumsi yang berbahaya bagi kebijakan publik. Karena itu, pemerintah daerah mendorong seluruh aparatur untuk menjadikan data sebagai fondasi utama dalam setiap perencanaan program.

Wabup juga menyoroti persoalan klasik pendataan di desa dan kelurahan yang kerap dipengaruhi kepentingan subjektif tertentu. Hal tersebut menyebabkan deviasi data tinggi sehingga penyaluran bantuan sosial sering kali tidak tepat sasaran bagi masyarakat.

"Melalui program Cantik, pemerintah berharap aparatur desa dan kelurahan mulai melakukan pembenahan data secara objektif dan transparan." katanya. Ia menekankan pentingnya keterbukaan data agar masyarakat dapat ikut mengawasi serta memastikan objektivitas informasi yang disajikan.

Selain itu, aparatur diminta menjaga profesionalitas birokrasi dengan menghindari konflik kepentingan dalam proses pendataan masyarakat. Data yang dihasilkan juga harus terus diperbarui secara berkala agar tetap relevan dengan kondisi riil di lapangan.

Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk menggalang dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Flores Timur. Data sensus tersebut akan menjadi rujukan utama pemerintah dalam memahami struktur dan karakteristik ekonomi daerah secara komprehensif.

Kepala Badan Pusat Statistik Flores Timur Feliksia Penaten Kelo Siola menekankan pentingnya data statistik sebagai landasan kebijakan publik. Ia menyebut data berkualitas bukan sekadar angka, tetapi menjadi penggerak utama seluruh siklus pembangunan dari perencanaan hingga evaluasi.

Feliksia juga menyoroti tantangan integrasi data di daerah yang masih terhambat ego sektoral dan perbedaan metodologi antarinstansi. "Kondisi tersebut kerap memicu tumpang tindih program serta inefisiensi anggaran dalam pelaksanaan pembangunan daerah." ucapnya.

Program Desa Kelurahan Cantik dinilai menjadi solusi membangun budaya sadar data dari level paling dekat dengan masyarakat. Di Flores Timur, program ini telah berjalan sejak tahun 2022 dan terus berkembang hingga menjangkau beberapa kelurahan.

Pada tahun 2026, program difokuskan di Kelurahan Pohon Sirih, Lokea, dan Lohayong sebagai lokus penguatan data statistik lokal. Kepala BPS berharap praktik baik ini dapat direplikasi oleh kelurahan lain sehingga kualitas data semakin merata.

Camat Larantuka Alexander da Silva menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur dalam mengolah data menjadi informasi objektif. Ia mengajak seluruh kelurahan menjadikan wilayahnya sebagai rumah data untuk mendukung kebijakan yang tepat dan terukur.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan piagam Cantik oleh Wakil Bupati bersama Kepala BPS serta penyerahan penghargaan kepada lurah. Acara ini turut dihadiri lurah se Kecamatan Larantuka, mitra, dan agen statistik yang siap mendukung penguatan data daerah.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....