Puluhan Massa Dukung PN agar Proses Mafia Tanah Diusut Tuntas

  • 15 Apr 2026 14:38 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Cianjur- Puluhan massa yang tergabung dari Aliansi Masyarakat Cianjur Anti Mafia Tanah menyerahkan spanduk bertuliskan "Tegakan Keadilan Basmi Syetan Tanah" kepada perwakilan Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Cianjur, Rabu 15 April 2025.

Spanduk bertulisan darah itu dibentangkan oleh masa yang mendatangi kantor PN cianjur sebagai simbol bentuk dukungan kepada APH pada proses penanganan hukum terhadap terdakwa Dadeng, mafia tanah yang menguasai lahan Perkebunan Teh Mariwati di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi.

Koordinator aksi Regi Muharam mengatakan, aksi penyerahan spanduk tinta darah merupakan pesan dari Aliansi Masyarakat Cianjur Anti Mafia Tanah siap mengawal kasus mafia tanah yang saat ini dalam proses persidangan.

"Tulisan dari darah itu adalah bentuk atau simbol bahwa kami siap berjuang, jangankan tenaga, materi, darah pun akan diberikan untuk mengawal kasus ini sampai selesai," kata Regi.

Ia pun menambahkan bagi Regi dan kawan-kawan, kasus tersebut berdampak luas merugikan masyarakat dan negara.

Oleh karena itu harus di usut hingga tuntas.

"Kami mengingat dan menimbang kasus ini tidak kecil, luar biasa. Ada kurang lebih 727 sertifikat tanah palsu seluas 200 hektare yang diterbitkan mafia tanah tersebut berasal dari tanah negara eks HGU," ujarnya.

Selain itu ditegaskan Regi, kedatangan bersama rekan rekan tentu dalam rangka mendukung APH agar secepatnya melakukan supermasi hukum.

"Kami berharap tidak tebang pilih terhadap terdakwa yang hari ini sedang berproses dalam kasus mafia tanah di Desa Cikancana Kecamatan Sukaresmi," tegasnya.

Sementara itu perwakilan PN Cianjur Panitra Jumadi memastikan, proses penanganan kasus mafia tanah Sukaresmi dilakukan sesuai dengan aturan perundang-undangan.

"Kami sangat berterimakasih dan menerima dengan baik, PN Cianjur akan berusaha untuk menegakkan aturan hukum yang berlaku sesuai dengan undang-undang di negara ini," kata Jumadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....