BPS Sebut Ayam, Beras dan Transportasi Dongkrak Inflasi
- 13 Apr 2026 11:10 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep mencatat tiga komoditas utama penyumbang inflasi pada Maret 2026 adalah daging ayam ras, beras, dan sektor transportasi.
Kepala BPS Sumenep, Handoyo, mengatakan inflasi Sumenep pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,89 persen secara bulanan, menurun dibanding Februari 2026 yang mencapai 1,08 persen.
“Inflasi Maret ini masih dipengaruhi faktor musiman, terutama Ramadan dan menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya, Senin 13 April 2026.
Handoyo merinci, komoditas dengan andil terbesar terhadap inflasi yakni daging ayam ras sebesar 0,11 persen, beras 0,08 persen, serta transportasi 0,05 persen.
Ia menjelaskan, kenaikan harga transportasi menjadi pola musiman yang hampir selalu terjadi menjelang dan sesudah periode mudik Lebaran, terutama di daerah kepulauan seperti Sumenep.
“Kalau musim mudik dan arus balik, tarif transportasi biasanya ikut naik. Ini menjadi salah satu faktor rutin penyumbang inflasi di Sumenep,” katanya.
Meski inflasi Sumenep kerap tercatat tertinggi di Jawa Timur, Handoyo menegaskan hal tersebut tidak selalu berarti harga barang di Sumenep paling mahal. Sebab, penghitungan inflasi dipengaruhi oleh struktur konsumsi masyarakat dan bobot komoditas dalam Indeks Harga Konsumen (IHK).
Ia menyebut salah satu karakteristik unik Sumenep adalah tingginya konsumsi emas perhiasan masyarakat yang turut memengaruhi tingkat inflasi saat harga emas global meningkat.
“Inflasi itu bukan sekadar soal harga mahal, tapi perubahan harga berdasarkan pola konsumsi masyarakat. Bobot konsumsi tiap daerah berbeda-beda,” ucapnya.
Handoyo menambahkan, inflasi ideal tetap harus dijaga pada level moderat agar ekonomi tetap bergerak tanpa membebani daya beli masyarakat.
“Inflasi harus dikendalikan, bukan ditekan sampai nol. Kalau terlalu rendah atau deflasi berkepanjangan, produsen dan petani justru bisa dirugikan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....