Inflasi Tahunan Sumenep Capai 5,12 Persen, Beras dan Cabai Rawit Jadi Penyumbang
- 04 Jun 2026 21:54 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Laju inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) Kabupaten Sumenep pada Mei 2026 tercatat sebesar 5,12 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan April 2026 yang berada di level 4,13 persen.
Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Handoyo Wijoyo, mengatakan kenaikan inflasi tahunan menunjukkan masih adanya tekanan harga pada sejumlah komoditas kebutuhan masyarakat selama setahun terakhir.
“Inflasi tahunan Mei 2026 mencapai 5,12 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 1,61 persen,” ujarnya. Kamis 4 Juni 2026.
Berdasarkan data BPS, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar inflasi tahunan dengan andil mencapai 2,62 persen. Kelompok ini mendominasi karena sebagian besar kebutuhan masyarakat berada pada sektor pangan.
Komoditas beras menjadi penyumbang utama inflasi tahunan dengan andil sebesar 0,36 persen. Selanjutnya disusul cabai rawit sebesar 0,25 persen dan sigaret kretek mesin sebesar 0,24 persen.
Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga memberikan kontribusi terhadap inflasi tahunan. Pada kelompok ini, emas perhiasan menjadi komoditas yang memberikan andil terbesar, yakni mencapai 1,45 persen.
Sementara itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran juga ikut mendorong inflasi, terutama dari komoditas nasi dengan lauk, minuman es, dan bakso siap santap.
Handoyo menjelaskan, jika dibandingkan dengan Provinsi Jawa Timur maupun tingkat nasional, tren inflasi tahunan Kabupaten Sumenep masih berada pada posisi yang lebih tinggi.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian berbagai pihak, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan dan distribusi bahan pangan agar tidak memicu kenaikan harga yang lebih tinggi pada bulan-bulan berikutnya.
“Pengendalian inflasi memerlukan sinergi semua pihak agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....