Inflasi Tahunan Sumenep mencapai 4,13 Persen, Emas Jadi Pemicu Utama

  • 06 Mei 2026 11:53 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Laju inflasi tahunan di Kabupaten Sumenep pada April 2026 tercatat mencapai 4,13 persen. Angka ini dipengaruhi oleh sejumlah komoditas, dengan emas perhiasan menjadi salah satu penyumbang terbesar.

Kepala BPS Sumenep, Handoyo Wijaya, menjelaskan bahwa tingginya kontribusi emas tidak lepas dari pola konsumsi masyarakat setempat. Dalam struktur Indeks Harga Konsumen (IHK), emas perhiasan memiliki bobot cukup besar dibandingkan daerah lain.

“Ketika harga emas naik, dampaknya langsung terasa pada inflasi Sumenep karena konsumsinya memang tinggi di masyarakat,” ujarnya, Rabu 6 Mei 2026.

Menurutnya, tren kenaikan harga emas sudah terjadi sejak akhir 2025 dan terus berlanjut hingga tahun ini. Meski sempat stagnan di awal 2026, harga tidak mengalami penurunan signifikan.

Selain emas, komoditas pangan seperti beras juga ikut mendorong inflasi, meskipun sifatnya cenderung musiman. Handoyo menegaskan bahwa inflasi perlu dilihat secara komprehensif, tidak hanya dari persentase, tetapi juga dari kondisi harga riil di lapangan.

Ia mengingatkan bahwa inflasi yang tinggi dalam jangka panjang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi, sehingga perlu menjadi perhatian bersama para pemangku kebijakan.

“BPS menyajikan data dan pemicunya. Selanjutnya, intervensi menjadi ranah pemerintah daerah dan pihak terkait,” ucapnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....