TBM Pondok Kata RZ Cegah Anak Kecanduan Game

  • 07 Apr 2026 19:16 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Kekhawatiran terhadap meningkatnya penggunaan gawai di kalangan anak-anak mendorong lahirnya Taman Baca Masyarakat (TBM) Pondok Kata RZ. Inisiatif tersebut digagas oleh Ketua Forum TBM Kuningan, Vera Verawati, pada awal masa pandemi COVID-19.

Fenomena anak-anak yang berkumpul di poskamling sambil memainkan permainan digital menjadi perhatian serius di lingkungannya. Dalam waktu singkat, ia melihat perubahan perilaku anak-anak yang mulai terbiasa menggunakan bahasa kasar.

“Saya melihat dalam waktu satu minggu saja ada perubahan besar pada anak-anak setelah sering bermain game, terutama dari bahasa yang mereka ucapkan,” kata Vera Verawati kepada RRI Selasa, 7 April 2026.

Melihat kondisi tersebut, Vera merasa perlu menghadirkan alternatif kegiatan positif bagi anak-anak di lingkungannya. Ia kemudian memanfaatkan poskamling di depan rumahnya sebagai ruang awal untuk menyediakan bahan bacaan.

Seluruh koleksi buku pribadinya dipindahkan ke poskamling sebelum anak-anak datang berkumpul. Langkah tersebut dilakukan agar anak-anak memiliki pilihan lain selain bermain gawai.

“Awalnya buku-buku itu tidak langsung dibaca, bahkan sering diabaikan, tetapi setelah hampir dua bulan anak-anak mulai melirik dan membaca,” ucapnya

Seiring waktu, kegiatan membaca mulai menjadi kebiasaan baru bagi anak-anak di lingkungan tersebut. Poskamling yang sebelumnya menjadi tempat bermain gawai perlahan berubah menjadi ruang belajar sederhana.

Upaya tersebut akhirnya berkembang menjadi TBM Pondok Kata RZ yang terus dimanfaatkan masyarakat hingga saat ini. “Saya khawatir jika dibiarkan terus, anak-anak akan semakin bergantung pada handphone, sehingga buku menjadi solusi yang kami hadirkan di lingkungan,” ujarnya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....