Banyuwangi Dukung Run For Rivers, Perangi Sampah Sungai

  • 06 Apr 2026 20:30 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendukung upaya pengurangan sampah plastik melalui aksi “Run For Rivers” yang digelar Sungai Watch. Kegiatan ini melintasi Banyuwangi dengan agenda bersih-bersih sungai sekaligus pemetaan titik pencemaran, Sabtu, 4 April 2026.

Aksi tersebut merupakan bagian dari gerakan lari lintas daerah yang dimulai dari Bali dan ditargetkan berakhir di Jakarta pada Mei 2026. Di setiap wilayah yang dilalui, tim Sungai Watch melakukan pembersihan sungai serta mengidentifikasi titik-titik pencemaran seperti ilegal dumping dan open dumping.

Ipuk menyampaikan apresiasi atas kontribusi Sungai Watch yang selama ini telah membantu penanganan sampah di Banyuwangi. Menurutnya, kolaborasi lintas elemen menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya sungai dan laut.

“Kami berterima kasih atas kerja sama yang terjalin selama ini. Dalam gerakan ini Sungai Watch juga melakukan aksi bersih-bersih sungai bersama elemen masyarakat,” ujar Ipuk, Senin, 6 April 2026.

Ia menambahkan, hingga 2025 Sungai Watch telah memasang 80 barrier atau jaring sampah di berbagai sungai di Banyuwangi. Selain itu, lebih dari 1.000 ton sampah plastik telah berhasil dibersihkan dari aliran sungai.

“Kami juga menyampaikan terima kasih atas kontribusi Sungai Watch yang selama ini telah membantu Banyuwangi dalam penanganan sampah di daerah,” ucap Ipuk.

Selama melintasi Banyuwangi, aksi “Run For Rivers” digelar di Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo dengan melibatkan puluhan elemen masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembersihan, tetapi juga edukasi dan peningkatan kesadaran lingkungan.

Founder Sungai Watch, Gary Bencheghib, mengatakan pihaknya melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan pencemaran di setiap daerah yang dilalui. Data tersebut akan menjadi dasar dalam merumuskan solusi penanganan sampah yang lebih efektif.

“Kita juga akan bertemu dengan stakeholder di rute yang kami lalui untuk membahas kemungkinan solusi yang bisa dikembangkan lebih lanjut,” ujar Gary.

Ia menambahkan, hasil pemetaan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada pemerintah pusat sebagai bahan rekomendasi kebijakan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....