Banyuwangi–UNDP Jajaki Kerja Sama Inovasi
- 01 Apr 2026 20:59 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Banyuwangi – Berbagai inovasi pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat apresiasi dari United Nations Development Programme (UNDP). Lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut menyatakan ketertarikannya untuk mengembangkan program inovatif bersama Banyuwangi.
Deputy Resident Representative UNDP, Sujala Pant, datang langsung ke Banyuwangi bersama tim dari Kementerian Koordinator Pangan dan bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, di Pendopo Banyuwangi, Selasa malam, 31 Maret 2026. Dalam pertemuan tersebut, Ipuk memaparkan berbagai program unggulan daerah, mulai dari pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, pengembangan pertanian organik, hingga penguatan kelembagaan nelayan.
Sujala mengatakan Banyuwangi telah dikenal memiliki berbagai inovasi yang sejalan dengan program prioritas nasional serta berpengalaman menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional.
“Saya melihat banyak peluang yang sangat berkaitan dengan prioritas UNDP di Banyuwangi dan sejalan dengan visi Ibu Bupati yang bisa dikembangkan. Apalagi Banyuwangi sudah terbiasa bekerja sama dengan banyak pihak,” ujar Sujala.
Dalam diskusi tersebut, UNDP juga menyoroti peluang kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari pengembangan sumber daya manusia berkelanjutan, peningkatan ekonomi masyarakat, hingga pelestarian lingkungan.
Sejumlah program yang menjadi perhatian antara lain pengelolaan sampah TPS3R yang melibatkan kerja sama internasional, penanganan sampah laut bersama komunitas, hingga digitalisasi bantuan sosial yang menjadikan Banyuwangi sebagai pilot project nasional.
“Banyak yang nyambung antara prioritas UNDP dengan visi ibu bupati, seperti pengembangan SDM berkelanjutan, peluang ekonomi masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta peningkatan kesejahteraan,” ucap Sujala.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyambut baik rencana kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmen daerah untuk terus membuka kerja sama dengan berbagai pihak.
Dalam kesempatan itu, Ipuk juga memaparkan sejumlah program unggulan, seperti Banyuwangi Hijau untuk pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, program UMKM Naik Kelas, serta berbagai upaya penanganan kemiskinan berbasis partisipasi masyarakat.
“Kami sangat terbuka. Selama ini kami juga berkolaborasi dengan banyak pihak untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di daerah,” tutur Ipuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....