Puluhan Kios dan Ruko Pasar Segiri Hangus Terbakar
- 26 Mar 2026 08:37 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran terjadi di kawasan pertokoan Pasar Segiri, Jalan Pahlawan, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kamis 26 Maret 2026. Peristiwa tersebut berlangsung sejak pukul 04.20 WITA hingga 06.20 WITA atau sekitar dua jam.
Data sementara mencatat sebanyak 44 bangunan terdampak kebakaran, terdiri dari 20 petak kios berbahan kayu dan 24 unit ruko. Api dengan cepat membesar dan merembet dari bangunan kayu ke bangunan permanen di sekitarnya.
Sebanyak 6 kepala keluarga dengan total 24 jiwa tercatat sebagai penghuni di lokasi tersebut. Selain itu, terdapat 5 bangunan lain yang turut terdampak akibat kebakaran tersebut.
Dalam kejadian ini, dua warga dilaporkan mengalami luka ringan. Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 04.15 WITA dan dengan cepat membakar kios berbahan kayu sebelum merambat ke ruko di sekitarnya, ujarnya.
“Kurang lebih ada sekitar 20 kios kayu yang terbakar, kemudian merembet ke 24 ruko beton di sekitarnya,” katanya.
Ia menyebutkan, proses pemadaman berlangsung hampir dua jam dengan melibatkan sejumlah posko pemadam yang masing-masing menurunkan dua hingga tiga unit armada, ucapnya.
“Kami menurunkan sekitar enam posko, masing-masing membawa dua sampai tiga unit mobil pemadam untuk mempercepat proses penanganan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hendra mengungkapkan kendala utama di lapangan adalah minimnya sumber air serta akses menuju lokasi kebakaran yang terhambat oleh padatnya area kios dan aktivitas pedagang, katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat untuk memberikan akses kepada petugas saat terjadi kebakaran, mengingat sempat terjadi gesekan antar warga di lokasi kejadian, ucapnya.
Terkait penyebab kebakaran, pihaknya masih belum dapat memastikan sumber api. Dugaan sementara mengarah pada arus pendek listrik, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian, ujarnya.
Dalam penanganan kebakaran ini, sebanyak 13 unit mobil tangki pemadam dari Disdamkar dan PMK swasta serta 40 mesin portable milik relawan dikerahkan. Berbagai unsur juga turut terlibat, mulai dari relawan, kepolisian, BPBD, PMI, hingga instansi terkait lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....