Banjir Merendam 9 Kelurahan di Kota Pasuruan

  • 25 Mar 2026 10:30 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Pasuruan - Banjir tidak hanya menggenangi permukiman hingga infrastruktur publik di wilayah Kabupaten Pasuruan, tapi juga merendam belasan kelurahan di Kota Pasuruan.

Saking derasnya hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu, sampai-sampai memicu luapan tiga sungai besar sekaligus. Yakni, Sungai Welang, Sungai Petung, dan Sungai Gembong.

Dari catatan BPBD Kota Pasuruan, banjir menggenangi 9 wilayah kelurahan. Untuk kelurahan terdampak luapan sungai welang terdiri dari 95 rumah warga. Kemudian 7 kelurahan yang tergenang dari luapan sungai gembong, yakni Kelurahan Purutrejo dengan 15 rumah, petamanan 402 KK, Wirogunan dengan 121 KK, Purworejo 17 KK, Pohjentrek 3 KK, kebonagung 3 KK, dan kelurahan kebonsari 143 KK.

Sedangkan dari sungai petung, banjir menggenangi jalan raya pantura-Jl. Ir. H. Juanda dengan genangan terdalam ± 40-50 cm, kemudian RT 04 RW 07 Dusun Kejobokidul dengan kedalaman ± 40-50 cm serta RT 03 RW 06 dengan ketinggian air 15 cm.

Sampai berita ini ditulis, warga masih berjibaku dengan kegiatan bersih-bersih perabotan rumah tangga dan seisi rumah yang tergenang banjir sejak tadi malam.

"27 tahun gak pernah kebanjiran, tapi tadi malam air tiba-tiba masuk ke rumah," ungkap Mukhammad Amin, salah satu warga yang juga Ketua RW setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pasurua, M. Yasak mengatakan banjir paling parah terjadi di kelurahan petamanan, kebonsari dan wirogunan. Dimana rata-rata ketinggian air bisa mencapai hingga 100 sentimeter.

Hanya saja, banjir yang mulai memasuki permukiman warga antara pukul 7-9 malam itu tidak sampai memakan korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa. Namun banyak yang kaget karena tiba-tiba banjir dan air cepat memasuki permukiman warga," ucap Yasak saat ditemui di Polres Pasuruan Kota, Rabu (25/3/2026).

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....