Pengamanan Masjid Negara IKN Diperketat jelang Lebaran

  • 17 Mar 2026 09:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, IKN - Satuan Tugas Nusantara meningkatkan pengamanan di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara menjelang libur Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan masyarakat yang datang untuk beribadah sekaligus berwisata religi di kawasan IKN.

Penebalan pengamanan melibatkan sekitar 70 hingga 80 personel kepolisian yang tergabung dalam satuan tugas pengamanan objek vital di bawah Polda Kalimantan Timur. Personel tersebut disiagakan untuk memastikan aktivitas masyarakat di kawasan masjid tetap berjalan aman dan tertib.

KBO Ditpamobvit Polda Kalimantan Timur AKBP Sunardi mengatakan, pengamanan tidak hanya difokuskan pada bangunan utama masjid. Area sekitar masjid hingga jalur akses menuju lokasi juga menjadi bagian dari pengawasan petugas.

“Seluruh Satgas yang ada di sini dalam rangka mengamankan liburan dan Idulfitri ini sekitar 70 sampai 80 personel khusus dari Polri,” ucapnya Selasa 17 Maret 2026.

Saat ini, terdapat 14 personel dari Direktorat Pengamanan Objek Vital yang bertugas secara khusus melakukan pemantauan di area Masjid Negara IKN. Jumlah tersebut dapat ditambah menyesuaikan dengan perkembangan jumlah pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Petugas di lapangan juga dibagi dalam beberapa regu untuk melakukan patroli jalan kaki di sepanjang jalur utama menuju masjid. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kelancaran mobilisasi jamaah serta mencegah terjadinya penumpukan pengunjung.

Selain menjaga keamanan, personel kepolisian juga memberikan layanan informasi kepada pengunjung yang baru pertama kali datang ke kawasan IKN. Layanan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendukung operasional fasilitas publik di ibu kota negara yang baru.

Pengamanan tersebut direncanakan berlangsung hingga berakhirnya masa arus mudik dan balik Lebaran 2026. Koordinasi antar satuan pengamanan juga terus diperkuat untuk memastikan objek vital di kawasan IKN tetap dalam kondisi aman dan terkendali, ucap Sunardi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....