Safari Ramadan di Kalisat, Fawait Soroti Penanganan Stunting dan AKI
- 09 Mar 2026 20:47 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait, menggelar kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Kalisat, Senin (9/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, ia bertemu kader posyandu di Balai Desa Sumberjeruk untuk membahas berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Fawait menyoroti sejumlah tantangan kesehatan di Jember. Di antaranya tingginya angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta kasus stunting. Ia mengajak seluruh elemen, termasuk kader kesehatan di tingkat desa, untuk bersama-sama meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurutnya, penanganan stunting perlu dilakukan secara terkoordinasi melalui Satuan Tugas (Satgas) Stunting yang telah dibentuk hingga tingkat kecamatan.
Satgas tersebut bertugas melakukan pendataan serta memastikan anak yang terindikasi stunting mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Anak-anak yang terdata mengalami stunting akan diperiksa lebih lanjut di puskesmas dan mendapatkan penanganan berdasarkan rekomendasi dokter spesialis anak.
“Penanganannya tidak sembarangan, karena datanya akan ditentukan langsung oleh dokter spesialis anak untuk menentukan metode pengobatan atau treatment yang tepat," ujar Fawait.
Selain itu, pemerintah daerah juga memberi perhatian pada kesehatan ibu hamil. Fawait meminta agar ibu hamil menjalani pemeriksaan rutin di puskesmas untuk mengetahui kondisi kesehatannya.
Selain itu, juga untuk mendeteksi kemungkinan risiko kehamilan sejak dini. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan risiko tinggi, proses persalinan dianjurkan dilakukan di rumah sakit.
“Melalui pemeriksaan spesialis, kami bisa menentukan apakah memiliki risiko tinggi atau tidak. Jika berisiko tinggi, maka wajib kita kawal persalinannya di rumah sakit demi keselamatan ibu dan bayi," kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, Fawait juga mengingatkan masyarakat mengenai layanan kesehatan gratis yang telah diterapkan di Jember melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum mengetahui fasilitas tersebut. Padahal, warga yang memiliki KTP Jember dapat memperoleh layanan kesehatan di rumah sakit daerah tanpa dipungut biaya, baik untuk pengobatan maupun persalinan.
“Masih banyak yang belum tahu kalau hari ini rumah sakit itu gratis. Pokoknya ber-KTP Jember, mau berobat atau melahirkan di rumah sakit, semuanya gratis. Ini adalah prioritas untuk masyarakat,” kata dia.
Melalui Safari Ramadan itu, pemerintah daerah berharap berbagai program kesehatan dapat tersosialisasi lebih luas kepada masyarakat. Terutama melalui peran kader posyandu di tingkat desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....