Satgas Pangan Pantau Harga Sembako Bontang
- 08 Mar 2026 08:32 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Bontang - Satgas Pangan bersama Badan Pangan Nasional dan instansi terkait melakukan pemantauan ketersediaan serta harga bahan pokok di Kota Bontang menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis, 5 Maret 2026. Pemantauan dilakukan di Pasar Rawa Indah, sejumlah toko dan retail modern, distributor, hingga lahan pertanian cabai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok pangan tetap aman dan harga terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Dari hasil pemantauan di Pasar Rawa Indah, harga telur berada pada kisaran Rp62.000 hingga Rp65.000 per piring. Cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan sejak awal Ramadan dengan harga Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, daging sapi dijual sekitar Rp160.000 per kilogram.
Di sejumlah toko dan retail modern, ketersediaan beras medium dan premium sebagian tersedia dan sebagian masih dalam proses pemesanan ulang. Beras SPHP dan Minyak Kita tetap menjadi opsi stabilisasi dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Harga gula pasir terpantau sekitar Rp19.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan dijual Rp40.000 hingga Rp45.500 per dua liter.
Tim juga menemukan adanya toko yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha. Pemilik toko disarankan segera melengkapi perizinan agar dapat memesan beras dan minyak langsung melalui Bulog. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperlancar distribusi bahan pokok.
Di sektor hulu, Kelompok Tani Agro Lestari diketahui memanen cabai rawit sekitar 200 kilogram setiap empat hari dari lahan setengah hektare. Harga jual cabai ke tengkulak berkisar Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Produksi tersebut menjadi salah satu penopang pasokan cabai lokal di Bontang.
Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Randy Anugrah Putranto mengatakan kegiatan pemantauan dilakukan sebagai langkah preventif menghadapi lonjakan harga. Menurutnya pengawasan dilakukan agar distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi praktik penimbunan.
“Kami bersama BAPANAS dan stakeholder terkait memastikan distribusi berjalan lancar, stok mencukupi, dan tidak ada praktik kecurangan yang merugikan masyarakat,” ujar AKP Randy Anugrah Putranto. Ia menegaskan pihaknya akan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran seperti penimbunan atau permainan harga.
Melalui pengawasan bersama ini, pemerintah dan aparat memastikan stabilitas pangan tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan. Kehadiran Satgas Pangan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....