Wagub NTB Dorong Sinergi Sosial dan Ekonomi lewat Desa Berdaya

  • 01 Mar 2026 18:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Indah Dhamayanti Putri, menyapa empat kepala keluarga (KK) kategori miskin ekstrem di Desa Saneo, Kabupaten Dompu, Ahad, 1 Maret 2026. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Bupati Dompu, Bambang Firdaus, menyerahkan paket sembako dan santunan tunai kepada warga penerima manfaat.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari intervensi Program Desa Berdaya yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi NTB dalam percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Pemerintah daerah menargetkan intervensi tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi warga.

Menurut Wagub NTB, Program Desa Berdaya dirancang bukan sekadar menyalurkan bantuan, melainkan mendorong kemandirian desa. “Program Desa Berdaya bukan sekadar bantuan, tetapi upaya mendorong kemandirian, memperkuat ekonomi warga, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Suasana pertemuan berlangsung sederhana dan hangat. Wagub menyapa satu per satu penerima bantuan, menanyakan kondisi kesehatan, pekerjaan, hingga situasi keluarga. Sebagian penerima diketahui merupakan warga lanjut usia dengan keterbatasan akses ekonomi.

Bambang Firdaus mengatakan Desa Berdaya menjadi instrumen strategis pemerintah provinsi dalam menekan angka kemiskinan ekstrem. Di Kabupaten Dompu, terdapat dua desa yang menjadi sasaran program tersebut, termasuk Desa Saneo.

“Kehadiran Ibu Wakil Gubernur hari ini adalah bentuk perhatian langsung pemerintah provinsi kepada masyarakat,” ujarnya.

Pendamping Desa Berdaya, Faturahman, menjelaskan dari total 165 KK di Desa Saneo, sebanyak 50 KK masuk dalam skema intervensi program. Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga penguatan kapasitas ekonomi keluarga.

Usai meninjau warga, Wagub mengikuti kegiatan penanaman pohon bertajuk Lentera Ramadan Indonesia Asri NTB Asri Berkelanjutan “Tanam Pohon, Hidupkan Ramadan”. Penanaman dilakukan secara simbolik sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan yang berjalan seiring dengan agenda penguatan sosial.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Kelurahan Kandai untuk meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dalam kesempatan itu, Wagub menyerahkan bantuan simbolis berupa perangkat komputer dan laptop untuk mendukung operasional koperasi.

Pemerintah provinsi berharap penguatan koperasi desa dapat menjadi lokomotif ekonomi lokal, sehingga intervensi sosial melalui Desa Berdaya terintegrasi dengan pemberdayaan usaha masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....