Dinkes Berau Bersama BBPOM Awasi Takjil Ramadan

  • 27 Feb 2026 21:04 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau - Dinas Kesehatan Kabupaten Berau bersama Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda dan sejumlah perangkat daerah melaksanakan pengawasan terpadu terhadap peredaran makanan dan minuman jelang Ramadan di wilayah Kabupaten Berau, Selasa 24 Februari 2026.

Salah satu titik pengawasan dipusatkan di Pasar Ramadan Masjid Agung Baitul Hikmah, Tanjung Redeb pasar yang menjadi sentra penjualan takjil favorit masyarakat setempat. Tim gabungan turun langsung melakukan inspeksi serta pengambilan sampel makanan dan minuman yang dianggap berpotensi berisiko terhadap kesehatan.

Pemeriksaan itu menjadi bagian dari intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadan yang digelar Dinas Kesehatan Berau bersama BBPOM Samarinda serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Pejabat Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda BBPOM Samarinda, Akhmad Kamaluddin, mengatakan pengawasan difokuskan pada makanan atau minuman dengan ciri fisik mencolok atau tak lazim yang berpotensi mengandung bahan berbahaya.

“Kami memprioritaskan sampel dari makanan atau minuman yang warnanya terlalu terang, seperti merah atau kuning menyala, atau yang teksturnya tidak wajar. Itu yang kami uji lebih dulu,” jelas Akhmad di sela kegiatan pengawasan.

Untuk mempercepat hasil pemeriksaan, tim juga menggunakan metode uji cepat (rapid test kit) langsung di lokasi pengawasan. Dari 18 sampel yang diambil, hasil sementara menunjukkan tidak ditemukan kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, Rhodamin B, maupun Metanil Yellow — empat bahan yang dilarang dalam produk pangan.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendeteksi potensi bahaya, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada pelaku usaha. Petugas memberikan pembinaan dan informasi langsung kepada para pedagang tentang pentingnya higienitas dan penggunaan bahan yang aman dalam pengolahan makanan.

Pengawasan di pasar Ramadan merupakan bagian dari agenda pengawasan terpadu yang akan berlanjut secara berkala hingga akhir Ramadan agar masyarakat dapat menikmati hidangan berbuka dengan aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....