Visitasi Penegerian SMAK Kewa Pante Dievaluasi
- 27 Feb 2026 16:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Komitmen menghadirkan pendidikan keagamaan Katolik yang unggul dan berdampak kembali ditegaskan pemerintah pusat melalui proses evaluasi penegerian sekolah. Direktur Pendidikan Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia, Albertus Triyatmojo, memimpin langsung visitasi di SMAK St. Petrus Kewa Pante, Selasa 24 februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur itu menjadi tahapan penting dalam proses alih status sekolah menjadi satuan pendidikan negeri. Visitasi dilakukan bersama Tim Penilai sebagai bagian dari verifikasi faktual atas kesiapan lembaga.
Tim melakukan penelaahan menyeluruh terhadap aspek administratif, akademik, manajerial, serta sarana dan prasarana. Dokumen legalitas kelembagaan, status lahan, struktur organisasi, data guru dan tenaga kependidikan, hingga jumlah peserta didik diperiksa secara detail.
Selain itu, kondisi ruang belajar dan fasilitas pendukung turut menjadi perhatian untuk memastikan standar layanan pendidikan terpenuhi. Evaluasi dilakukan guna memotret kondisi riil sekolah sebelum keputusan penegerian ditetapkan.
Dalam arahannya, Albertus Triyatmojo menegaskan bahwa penegerian bukan sekadar perubahan status administratif. Menurutnya, proses tersebut harus berlandaskan prinsip objektivitas, akuntabilitas, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan mutu pendidikan.
Ia menyebut visitasi sebagai instrumen strategis untuk merumuskan rekomendasi perbaikan yang terukur dan berkelanjutan. Hasil evaluasi diharapkan mampu mendorong profesionalitas guru, peningkatan kualitas pembelajaran, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan keagamaan.
Pada sesi dialog, tim juga menggali komitmen yayasan dan pihak sekolah terkait kesiapan penyerahan aset sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Proses evaluasi berlangsung terbuka dan konstruktif sebagai bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka, Yosef Rangga Kapodo, menegaskan pihaknya mengawal proses penegerian secara serius dan terukur. Ia menyebut visitasi sebagai tahapan krusial agar seluruh persyaratan dipenuhi secara sistematis sebelum penetapan status negeri dilakukan.
Sebagai implementasi Asta Protas Kementerian Agama, khususnya penguatan kepedulian ekologis, kegiatan ditutup dengan penanaman pohon matoa di lingkungan sekolah. Simbol tersebut menegaskan bahwa transformasi pendidikan berjalan seiring komitmen menjaga kelestarian lingkungan di Nian Tana Sikka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....