Penegerian Dua SMAK Sikka Dipercepat Pemerintah

  • 27 Feb 2026 15:54 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Komitmen memperkuat mutu dan memperluas akses pendidikan keagamaan Katolik di Kabupaten Sikka kembali ditegaskan melalui audiensi antara Direktur Pendidikan Katolik Kementerian Agama RI, Albertus Triyatmojo, dan Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago. Pertemuan berlangsung pada Selasa (24/2/2026) di Ruang Kerja Bupati Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Audiensi tersebut dihadiri Tim Visitasi Penilai, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka, para Ketua Yayasan, Kepala SMAK se-Kabupaten Sikka, serta Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pendidikan Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT. Suasana pertemuan berlangsung kolaboratif dengan fokus pada kebijakan pendidikan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam forum itu, Albertus menegaskan bahwa proses penegerian dua sekolah, yakni SMAK St. Petrus Kewa Pante dan SMAK St. Benedictus Palu’e, menjadi agenda prioritas pemerintah pusat. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat layanan pendidikan keagamaan di daerah kepulauan.

Ia menjelaskan, penegerian harus dilaksanakan sesuai regulasi dan melalui tahapan terukur. Proses tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, sarana prasarana, serta kompetensi sumber daya manusia.

Menurutnya, seluruh aspek teknis menjadi perhatian serius, mulai dari kesiapan lahan hingga dukungan pemerintah daerah. Hal itu dilakukan agar perubahan status sekolah benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi generasi muda Sikka.

Selain penegerian, audiensi juga membahas permohonan pembebasan lahan akses jalan menuju SMAK St. Maria Monte Carmelo. Ketersediaan akses yang memadai dinilai krusial untuk menunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar dan keselamatan warga sekolah.

Menanggapi hal itu, Bupati Sikka menyampaikan apresiasi atas perhatian Kementerian Agama terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di wilayahnya. Ia menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh proses penegerian sebagai investasi pembangunan sumber daya manusia.

Pemerintah Kabupaten Sikka, lanjutnya, siap menindaklanjuti aspek teknis yang menjadi kewenangan daerah melalui sinergi lintas sektor. Dukungan tersebut mencakup penyediaan akses, sarana pendidikan, hingga koordinasi percepatan administrasi.

Audiensi ini menjadi momentum strategis memperkuat pengembangan pendidikan keagamaan Katolik di Kabupaten Sikka secara menyeluruh. Sinergi pemerintah pusat, daerah, dan penyelenggara pendidikan diharapkan melahirkan kebijakan transformatif dan berkelanjutan bagi kemajuan generasi muda di Nian Tana Sikka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....