DLH Kota Batu Optimistis Data AKSA Atasi Masalah Sampah

  • 27 Feb 2026 10:26 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Eni Maulidiyah, menilai data Analisis Karakteristik Sampah (AKSA) mampu menjadi solusi persoalan sampah kawasan. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar penyusunan strategi pengelolaan yang lebih tepat sasaran.

“Data ini sangat berguna untuk menyelesaikan sampah di kawasan,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Ia menegaskan, teknik seperti composting, eco enzyme, dan budidaya maggot wajib tersedia di TPS3R sebagai hilir pengelolaan.

Menurut Eni, penguatan edukasi juga menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi tersebut.

"Pendekatan door to door dinilai penting agar masyarakat memahami jenis sampah dan membiasakan pemilahan dari sumber," terangnya.

Selain sampah organik, riset mencatat residu sebesar 17,1 persen dari total komposisi. Residu terdiri atas material yang tidak dapat didaur ulang maupun terurai alami, seperti plastik multilayer dan puntung rokok.

Persentase tersebut menunjukkan konsumsi produk sekali pakai di tingkat rumah tangga masih cukup tinggi. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pengurangan timbulan sampah.

Temuan krusial lainnya adalah popok sekali pakai yang mencapai 8 persen dari total sampah. Limbah ini dinilai berisiko lebih tinggi karena mengandung plastik sekaligus limbah biologis sehingga membutuhkan penanganan khusus.

Sementara itu, sampah daur ulang menyumbang 8,7 persen dari total komposisi dan memiliki nilai ekonomi. Rendahnya angka ini diduga karena sebagian warga telah lebih dulu memilah dan menjual sampah bernilai sebelum riset dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....