Perkuat Keamanan Perairan Kaltim, Kemenko Polkam RI Tinjau Kesiapan Operasional
- 26 Feb 2026 21:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur menerima kunjungan kerja strategis dari jajaran Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI di Markas Komando Ditpolairud, Kamis 26 Februari 2026.
Kunjungan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi pengamanan wilayah perairan. Kalimantan Timur diketahui berada di lintasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang merupakan jalur pelayaran terpadat kedua di Indonesia.
Dalam sesi konsolidasi di Ruang Data, Direktur Polairud Polda Kaltim, Kombes Pol Restika Pardemean Nainggolan, memaparkan secara komprehensif profil wilayah perairan Kalimantan Timur. Paparan mencakup kondisi geografis, batas wilayah, hingga potensi gangguan keamanan.
Sejumlah ancaman yang menjadi perhatian, antara lain pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, serta peredaran gelap narkotika di wilayah perairan.
“Sepanjang periode Januari hingga Februari 2026, tercatat sebanyak 38 kejadian menonjol di wilayah perairan yang telah kami tangani,” ujar Kombes Pol Restika.
Selain penegakan hukum, Ditpolairud Polda Kaltim juga memaparkan pelaksanaan program unggulan Kabaharkam Polri yang menyentuh aspek sosial dan lingkungan. Program tersebut meliputi perpustakaan terapung, klinik terapung, aksi konservasi mangrove melalui Gerakan Indonesia Asri, serta kesiapsiagaan tim SAR dalam penanggulangan bencana.
Asisten Deputi Koordinasi Doktrin dan Strategi Pertahanan Kemenko Polkam RI, Brigjen TNI Parwito, menyampaikan apresiasi atas kinerja Ditpolairud. Ia menekankan kompleksitas tantangan keamanan maritim saat ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Dibutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas lembaga yang solid. Mengingat posisi Kalimantan Timur yang strategis, aspek pengawasan harus didukung anggaran serta sarana dan prasarana yang memadai,” katanya menegaskan.
Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan inspeksi langsung terhadap alat khusus dan sarana prasarana di hanggar Ditpolairud. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan armada kapal patroli dan perlengkapan operasional dalam mendukung penegakan hukum di laut.
Melalui kunjungan ini, diharapkan lahir kebijakan yang lebih akomodatif guna mendukung tugas Polri dalam menjaga stabilitas keamanan perairan Kalimantan Timur, termasuk pengamanan objek vital nasional dan jalur perdagangan internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....