Tim Saber Pangan Aceh Barat Sidak Pasar, Stok Aman dan Harga Stabil

  • 16 Feb 2026 13:14 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan Kabupaten Aceh Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar modern dan pasar tradisional di wilayah setempat, Senin, 16 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan memastikan mutu dan kualitas bahan pangan, ketersediaan stok, serta kestabilan harga menjelang tradisi Meugang di Aceh.

Sidak dipimpin langsung Ketua Saber Pangan Kabupaten Aceh Barat yang juga Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Robby Afrizal. Turut mendampingi, Kepala Dinas Pangan Aceh Barat Kamarlis, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Khairuzzadi, perwakilan Bulog, Kanit Tipidter, serta personel Satreskrim Polres Aceh Barat.

AKP Robby Afrizal mengatakan, peninjauan tersebut merupakan langkah antisipatif guna mencegah potensi lonjakan harga maupun praktik penimbunan bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Meugang.

“Kami turun langsung untuk memastikan persediaan stok pangan aman, harga tetap normal, dan tidak ada praktik penimbunan barang oleh pihak tertentu,” ujar Robby di sela-sela kegiatan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tim tidak menemukan kenaikan harga signifikan pada sejumlah komoditas bahan pokok. Harga kebutuhan pokok terpantau relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya.

Untuk komoditas ayam potong, harga masih berada di kisaran Rp65.000 per ekor atau sekitar Rp70.000 untuk berat dua kilogram. Telur ayam dijual Rp52.000 per papan berisi 30 butir. Harga beras juga masih dalam kondisi normal. Sementara minyak goreng, baik curah maupun kemasan, tetap stabil di pasaran.

Adapun fluktuasi harga terjadi pada komoditas daging sapi yang dipengaruhi tingginya permintaan menjelang Meugang. Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah pedagang, harga daging mencapai Rp160.000 per kilogram, naik dari harga normal sekitar Rp140.000 per kilogram. Meski demikian, kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar.

AKP Robby menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, khususnya menjelang hari-hari besar keagamaan dan tradisi masyarakat.

“Kami mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ditemukan pelanggaran atau penimbunan, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya tegas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....