BPBD Ende Imbau Masyarakat Waspada Tsunami dan Berita Hoaks

  • 16 Feb 2026 12:48 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - BPBD Kabupaten Ende mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti banjir, longsor, angin kencang, gempa, dan tsunami. Imbauan ini disampaikan dalam Program OBRAS (Obrolan Spada) RRI Pro 2, Rabu 4 Februari 2026.

Warga diminta mengikuti sumber informasi resmi agar tidak terpengaruh kabar menyesatkan saat situasi darurat. Kanal rujukan utama meliputi rilis pemerintah daerah dan lembaga teknis kebencanaan.

Kepala BPBD Ende, Marselus Eclesianus Meta, mengatakan pola bencana di daerah menunjukkan kejadian berulang setiap tahun. Risiko meningkat akibat perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem dan anomali musim.

Ia menyebut kondisi iklim kini membuat periode kering dan curah hujan tinggi sama-sama makin sering terjadi. Karena itu, kesiapsiagaan keluarga dan komunitas perlu diperkuat sejak dini.

BPBD juga menyoroti ancaman gempa dan tsunami dari aktivitas sesar serta dinamika bawah laut sekitar Flores. Warga pesisir diminta mengenali gejala awal seperti air laut surut mendadak sebelum gelombang datang.

“Jika air laut tiba-tiba surut jauh, segera menjauh ke tempat tinggi,” ujarnya. Evakuasi mandiri cepat dinilai lebih aman dibanding menunggu konfirmasi lanjutan.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, sistem peringatan dini telah dipasang di sejumlah titik rawan. Perangkat sensor terhubung ke pusat data untuk mempercepat penyebaran notifikasi bahaya.

Edukasi kebencanaan terus dilakukan melalui simulasi di sekolah, desa, dan komunitas pemuda. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting memperkuat ketangguhan daerah menghadapi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....