Ketahanan Air Jadi Pondasi Nasional

  • 15 Feb 2026 13:05 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Ketahanan air ditegaskan sebagai fondasi utama ketahanan nasional karena berkaitan langsung dengan pangan, energi, industri hingga stabilitas sosial. Penegasan itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan,

Muhammad Rachmat Kaimuddin, saat workshop nasional HUT ke-36 Perum Jasa Tirta I di Bendungan Sutami, Kabupaten Malang.

“Penguatan sistem pengelolaan air yang terintegrasi dan berbasis data menjadi kunci memastikan keberlanjutan pembangunan Indonesia,” ujar Rachmat dalam forum tersebut.

Senada, Direktur Sistem dan Strategi Pengelolaan SDA Ditjen SDA Kementerian PU, Fikri Abdurrachman, menekankan pentingnya perkuatan sistem pengelolaan sumber daya air untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut arah kebijakan pemerintah adalah memperkuat infrastruktur, modernisasi operasi dan pemeliharaan, serta penguatan kelembagaan.

“Sinergi pusat dan daerah penting untuk memastikan ketersediaan air yang andal bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Direktur Utama PJT I, Fahmi Hidayat, menyatakan perusahaan tetap berkomitmen menjaga ketahanan air sebagai pondasi ketahanan nasional. Mengusung tema Pondasi Kokoh, Transformasi Terakselerasi Demi Ketahanan Air Masa Depan,

Fahmi menegaskan transformasi menjadi keniscayaan di tengah tantangan perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan air.

“Transformasi harus dipercepat untuk menjawab dinamika pembangunan nasional,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Dewan Pengawas PJT I, Yenny Chaidir, mengapresiasi perjalanan lebih dari tiga dekade perusahaan dalam menjalankan mandat negara sesuai PP Nomor 5 Tahun 1990 dan PP Nomor 46 Tahun 2010. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas generasi yang membangun pondasi kelembagaan dan sistem yang kokoh.

Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan penandatanganan Clear Cut Wilayah Sungai Brantas Tahun 2026 sebagai simbol penguatan kejelasan kewenangan operasional. PJT I juga menganugerahkan Lifetime Achievement Award kepada Almarhum Roedjito Dwidjomestopo dan Soetarno Said atas kontribusi mereka dalam membangun tata kelola dan edukasi kualitas air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....