Perum Bulog Atambua Jamin Ketahanan Pangan Jelang Ramadhan

  • 05 Feb 2026 21:41 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua -  Kepala Perum Bulog Cabang Atambua Yermi Ruthando Febriant Djami memastikan ketersediaan dan stabilitas pangan khususnya beras, minyak dan gula tetap aman menjelang bulan suci ramadhan.

Ia mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan serta mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat serta mengendalikan harga kebutuhan di masyarakat.

Yermi Djami menambahkan hingga saat ini stok beras di gudang Bulog masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Belu dan sekitarnya selama Ramadhan hingga beberapa bulan ke depan.

Terkait ketersediaan stok beras terdapat 800 ton yang tersedia di gudang Bulog Atapupu, sementara dalam perjalanan terdapat 1.000 ton sehingga total keseluruhan mencapai 1.800 ton, juga sebelum memasuki Idul Fitri di bulan Maret terdapat penambahan 1.000 ton sehingga di bulan Ramdhan kurang lebih terdapat 2.800 ton beras yang disediakan, sementara untuk gula pasir tersedia 17 ton dan minyak goreng terdapat 3.000 liter juga dalam perjalanan terdapat 9.000 liter sehingga stok sangat mencukupi.

“Stok beras saat ini sangat cukup dan siap disalurkan kapan saja, masyarakat Tidka perlu khawatir karena Bulog hadir untuk menjamin ketersediaan pangan ,” ujar Yermi Djami saat ditemui di ruang kerjanya, pada Kamis 5 Februari 2026.

Selain memastikan ketersediaan stok, pihak Bulog Atambua terus melakukan pemantauan harga di pasaran. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya lonjakan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang dan selama bulan Ramadhan.

Lebih lanjut, Yermi Djami menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna menjaga stabilitas pangan dan mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan dengan adanya gerakan pangan murah.

Dengan langkah-langkah tersebut, Perum Bulog Atambua berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan dan harga bahan pangan. (KM)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....