Bupati Fawait Tegaskan Jati Diri Kader NU

  • 01 Feb 2026 18:48 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember - Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmennya sebagai kader Nahdlatul Ulama (NU) dalam peringatan satu abad organisasi tersebut. Di hadapan ribuan warga nahdliyin, bupati yang akrab disapa Gus Fawait menyatakan bahwa jabatan sebagai kepala daerah tidak mengubah jati dirinya sebagai santri dan bagian dari NU.

“Saya kader NU yang hari ini diberi amanah menjadi bupati, bukan sebaliknya,” ujar Gus Fawait saat memberikan sambutan, pada Minggu, 1 Februari 2025, di Alun-alun Jember. 

Memasuki hampir satu tahun masa kepemimpinannya, Gus Fawait menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. 

Ia berharap, doa dan dukungan para kiai, nyai, serta seluruh warga NU agar ke depan, Kabupaten Jember dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih luas.

Ia menegaskan, empat tahun ke depan akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat Jember sekaligus memperkuat sinergi dengan NU.

Dalam kesempatan itu, Gus Fawait menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan NU demi kemaslahatan umat. 

Salah satu fokus yang disampaikan adalah peningkatan kesejahteraan di sektor pendidikan, khususnya bagi siswa dan santri.

Gus Fawait memastikan bahwa program beasiswa bagi seluruh siswa dan santri di Kabupaten Jember ditargetkan dapat terpenuhi pada pertengahan tahun ini.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen NU untuk terus mendoakan keselamatan bangsa dan para pemimpin negara, agar Indonesia menjadi lebih maju dan tetap berada dalam koridor persatuan.

Sebagai kader NU, ia mengaku terbuka terhadap kritik dan nasihat para kiai. Ia meminta, agar tidak segan diingatkan apabila kebijakan pemerintah daerah dinilai menyimpang dari nilai-nilai ke-NU-an dan kesantrian.

Menutup sambutannya, Gus Fawait menegaskan kesiapan dirinya untuk terus bersinergi dengan NU dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain itu juga memperkuat komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan PCNU demi kepentingan masyarakat luas.

​“Saya lahir dari keluarga NU, dan insyaallah saya siap berjuang bersama NU untuk mempertahankan NKRI,” kata dia. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....