DEMA STAI Natuna Gelar Greenpreneurship
- 31 Jan 2026 14:32 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID,Natuna - DEMA STAI Natuna menggelar Workshop Greenpreneurship bertema “Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Peluang Usaha yang Berkelanjutan” di lingkungan Kampus STAI Natuna, Sabtu 31 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa kreatif mahasiswa dalam mengolah sampah atau bahan bekas menjadi produk bernilai guna dan ekonomi.
Workshop tersebut dihadiri jajaran pimpinan kampus, di antaranya Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Pengembangan SDM Hasmiza, Wakil Ketua II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Maulida, serta Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Abu Bakar, dan Seluruh peserta berasal dari mahasiswa STAI Natuna.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan narasumber Agus Sutrisno selaku Ketua Bank Sampah Kota Tua Penagi. Dalam pemaparannya, Agus menjelaskan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumber serta peluang usaha yang dapat dikembangkan melalui bank sampah dan produk daur ulang.
Ketua Pelaksana kegiatan, Roy Aldiansyah, mengapresiasi dukungan penuh pihak kampus sehingga workshop dapat terlaksana dengan baik.
“Kami berterima kasih kepada pimpinan kampus dan seluruh panitia yang telah bekerja sama secara konsisten. Harapannya, kegiatan ini mampu menghasilkan produk yang berdampak bagi kampus STAI Natuna,” ujarnya.
Wakil Ketua III STAI Natuna, Abu Bakar, menyampaikan apresiasi kepada DEMA dan mahasiswa yang telah berinisiatif menggelar kegiatan positif tersebut. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya fokus pada perkuliahan di kelas, tetapi juga perlu aktif mengasah keterampilan dan kreativitas.
“Mahasiswa jangan hanya mengejar ijazah, tetapi juga harus memiliki multi talenta. Ke depan, kegiatan mahasiswa akan terus digerakkan melalui organisasi kampus dan HIMA,” kata Abu Bakar .
Sementara itu, Presiden Mahasiswa STAI Natuna, Muhammad Raus, menegaskan pentingnya hasil nyata dari kegiatan tersebut. Ia juga menekankan kesadaran menjaga lingkungan dari sampah plastik.
“Kegiatan ini harus menghasilkan dampak nyata, bukan sekadar wacana. Mahasiswa perlu memahami bahwa sampah dapat merusak lingkungan jika tidak dikelola dengan baik,” ujar Raus.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dilanjutkan dengan sesi pelatihan dan praktik pembuatan produk daur ulang. Dipandu moderator Sonia selaku Sekretaris DEMA STAI Natuna, peserta mempraktikkan pembuatan pot bunga dari galon bekas. Workshop ditutup dengan penampilan hasil karya mahasiswa dan sesi foto bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....