Satlantas Imbau Truk Ikuti Rekayasa Lalu Lintas Mahulu
- 30 Jan 2026 07:35 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda meminta pengemudi kendaraan berat roda enam ke atas mengikuti rekayasa lalu lintas di kawasan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu). Kebijakan ini diberlakukan setelah jembatan tersebut ditutup sementara pasca insiden tabrakan tongkang yang terjadi berulang.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Ismail Marzuki, menegaskan kendaraan roda enam ke atas belum diizinkan melintas di Mahulu. Sebagai solusi sementara, kendaraan berat diarahkan melewati Jembatan Mahakam IV dengan pembatasan waktu tertentu.
“Kami mengingatkan pengemudi kendaraan berat agar mematuhi pengaturan lalu lintas yang sudah disepakati dan tidak melintas di luar jam operasional,” ujar Ismail, Kamis, 29 Januari 2026.
Pengaturan waktu melintas tersebut diberlakukan khusus pada malam hingga dini hari. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus menghindari kepadatan di pusat Kota Samarinda.
Selain itu, pembatasan jam operasional juga dimaksudkan untuk menjaga keamanan struktur jembatan yang kini menjadi jalur utama pengalihan kendaraan berat selama Mahulu belum dibuka kembali.
“Kendaraan roda enam ke atas hanya diperbolehkan melintas mulai pukul 22.00 Wita sampai 05.00 Wita sesuai hasil koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur,” kata Ismail, menjelaskan.
Ia mengimbau, pengemudi yang melintas di luar waktu tersebut untuk menunda perjalanan. Alternatif lain adalah menggunakan jalur selain Jembatan Mahakam IV sesuai pengaturan yang berlaku.
Imbauan ini disampaikan agar proses pengamanan dan evaluasi Jembatan Mahakam Ulu dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan risiko baru bagi pengguna jalan.
“Pengemudi kami minta tidak memaksakan diri dan mengikuti pengaturan yang sudah ditetapkan,” ucap Ismail, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....