Pemkot Probolinggo Gaungkan Program Sahabat Pohon

  • 28 Jan 2026 14:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Probolinggo – Pemerintah Kota Probolinggo menggaungkan gerakan pelestarian lingkungan melalui apel “Sahabat Pohon” dalam rangka memperingati Hari Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maramis–Kanigaran, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo bekerja sama dengan BAZNAS ini ditandai dengan penanaman 100 pohon di sepanjang jogging track jalan tembus Maramis–Gladak Serang. Jenis pohon yang ditanam di antaranya bungur dan tabebuya, serta pohon jambu mente dan asem sebagai bagian dari peremajaan tanaman lama.

Apel diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari jajaran perangkat daerah, camat, Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani, pimpinan perusahaan, serta pegiat lingkungan.

Kepala DLH Kota Probolinggo, Retno Wandansari, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam, khususnya di kawasan sempadan sungai.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan kebutuhan pohon di Kota Probolinggo masih jauh dari ideal. Ia menyebut secara ideal dibutuhkan sekitar 250 ribu pohon, sementara saat ini jumlah pohon yang ada baru sekitar 12.500.

“Pohon adalah sumber kehidupan. Selain menghasilkan oksigen, pohon menjadi indikator kualitas lingkungan. Semakin banyak pohon, maka lingkungan akan semakin sehat,” ujarnya.

Wali kota juga mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat melalui gerakan satu orang satu pohon, termasuk di lingkungan pendidikan dengan program satu murid satu pohon. Menurutnya, pohon berperan penting sebagai biopori alami yang mampu menyerap air hujan dan mengurangi risiko genangan serta banjir.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon bungur yang diberi penanda nama masing-masing pejabat. Wali Kota Aminuddin juga meninjau area persawahan di sepanjang jogging track yang direncanakan akan dikembangkan sebagai destinasi wisata air dan kuliner berbasis potensi lokal.

Melalui gerakan ini, Pemkot Probolinggo mengajak masyarakat menjadi sahabat alam untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....