Tabligh Akbar Isro Mikraj Perkuat Solidaritas Manokwari

  • 20 Jan 2026 07:28 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Manokwari – Gabungan Pemerintah Kabupaten Manokwari, TNI, Polri, ASN, Panitia Hari Besar Islam (PHBI), organisasi kemasyarakatan Islam, Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan TNI AL, serta masyarakat Kabupaten Manokwari menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Isro’ Mikraj Nabi Muhammad SAW 28 Rajab 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan TNI AL Manokwari, Sabtu, 17 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WIT hingga selesai, dengan mengangkat tema “Kekuatan Ritual dan Solidaritas Universal di Tengah Ujian Bencana.”

Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diusung sangat selaras dengan kondisi masyarakat saat ini yang tengah menghadapi berbagai tantangan, baik bencana alam maupun non-alam.

“Peringatan Isro’ Mikraj kali ini mengangkat tema ketahanan ritual dan solidaritas universal di tengah ujian bencana. Ini sangat relevan dengan situasi yang kita hadapi. Di tengah berbagai ujian, kita harus tetap menjaga ketaatan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat solidaritas sebagai sesama manusia,” ujarnya.

Ia kembali mengingatkan makna penting peristiwa Isro’ Mikraj dalam sejarah Islam. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi momentum diterimanya perintah sholat langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

“Isro’ Mikraj merupakan peristiwa besar dalam sejarah Islam. Dari peristiwa inilah umat Islam menerima perintah sholat, yang menegaskan betapa pentingnya sholat dalam kehidupan seorang muslim,” jelasnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa sholat memiliki kedudukan utama sebagai tiang agama. Ia mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas sholat dengan melaksanakannya secara khusyuk, tuma’ninah, serta memahami makna setiap gerakan dan bacaan.

Selain aspek ritual, H. Mugiyono juga menekankan pentingnya solidaritas universal di tengah kondisi kebencanaan. Solidaritas, menurutnya, merupakan sikap kepedulian dan persaudaraan antar sesama tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan.

“Dalam situasi bencana, solidaritas universal sangat dibutuhkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak musibah. Mari kita saling membantu, baik melalui dukungan moral, materi, maupun doa,” katanya.

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Manokwari untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah terpengaruh isu-isu yang berpotensi memecah belah kebersamaan.

“Manokwari adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga kedamaian dan kerukunan agar kita dapat hidup berdampingan dengan harmonis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan lapangan kerja.

Menutup sambutannya, ia berharap peringatan Isro’ Mikraj menjadi momentum untuk membangun Manokwari yang lebih baik, sejahtera, dan bermartabat. Ia juga mengucapkan selamat memperingati Isro’ Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M serta mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai peristiwa tersebut sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....