Uztaz Mu'arrif Anshori: I'tikaf Jadi Ikhtiar Meraih Lailatul Qadar

  • 14 Mar 2026 13:10 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Lailatul Qadar merupakan salah satu hadiah yang diberikan oleh Allah di bulan suci Ramadan. Malam Lailatul Qadar memiliki kemuliaan yang sangat besar, yaitu merupakan malam yang lebih baik dibanding seribu bulan atau 83 tahun.

Anggota Muharrik Dakwah Samarinda, Ustaz Mu’arrif Anshori dalam program acara Tauladan (Tanya Ustaz di Bulan Ramadan) di RRI Pro 2 Samarinda dikutip pada Sabtu, 14 Maret 2026 menyampaikan bahwa Lailatul Qadar memiliki makna. “Kata kuncinya dari Lailatul Qadar adalah Lail yang artinya malam dan Qadar artinya kemuliaan. Malam ini adalah isyarat tentang kegelapan,” ucapnya.

Hal ini tertera dalam surah Al Qadr yang artinya menerangkan, ada namanya cahaya yang menerangi dari gelap menuju cahaya terang benderang dari umat muslim yang sekiranya hatinya masih terpaut dekat dengan dunia. “Artinya bukan semata-mata untuk tidak melakukan aktivitas di dunia, tapi lebih memfokuskan diri dalam melakukan ibadah dan mendekatkan diri dengan Allah,” katanya.

Ustaz Mu’arrif Anshori memberikan tips bagaimana cara membuat diri agar lebih dekat dan terkoneksi dengan Allah, yaitu dengan melaksanakan I'tikaf. “Sudah dijelaskan di dalam Al-Qur’an bahwa salah satu amalan yang perlu kita lakukan adalah dengan melaksanakan yang namanya i’tikaf,” ujarnya.

I’tikaf adalah berdiam diri di dalam masjid dengan niat beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada 10 malam terakhir Ramadan guna meraih Lailatul Qadar. Amalan ini melibatkan salat, zikir, membaca Al-Qur’an, dan berdoa yang hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan). “Nah, itu sebagian bentuk ikhtiar kita untuk menggapai yang namanya malam Lailatul Qadar,” ucapnya mengingatkan.

Ia menyampaikan bahwa Ramadan menjadi bulan yang sangat mulia karena terjadi dua peristiwa di dalamnya. “Yang pertama karena ada Nuzulul Qur’an, yaitu turunnya Al-Qur’an. Kemudian yang kedua karena ada Lailatul Qadar,” katanya.

Menurutnya, kedua peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi umat muslim untuk memanfaatkan Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama pada 10 malam terakhir. Momentum ini menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....