Konsumsi Lebaran Berkontribusi Besar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

  • 13 Mar 2026 04:58 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Momentum Ramadan hingga Idulfitri dinilai memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. Peningkatan konsumsi rumah tangga selama periode tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

Peneliti Senior Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso mengatakan bahwa konsumsi masyarakat memiliki kontribusi terbesar terhadap perekonomian nasional. “Konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi. Jadi ketika momen Lebaran konsumsi meningkat, dampaknya sangat signifikan,” ujarnya dalam dialog Malang Menyapa, Kamis (12/3/2026)

Menurutnya, selain sektor konsumsi, aktivitas transportasi dan pergudangan juga meningkat menjelang Lebaran. “Di momen Lebaran sektor transportasi biasanya meningkat karena mobilitas masyarakat tinggi. Selain itu pergudangan dan distribusi barang juga ikut naik,” katanya.

Namun demikian, peningkatan aktivitas ekonomi tersebut juga berpotensi memicu inflasi, terutama pada komoditas pangan dan transportasi. “Setiap menjelang Lebaran memang biasanya terjadi kenaikan harga, misalnya tiket transportasi. Bahkan emas sejak Februari 2025 juga menjadi salah satu penyumbang inflasi,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. “Pemerintah perlu memastikan bahan pangan aman, harga tetap stabil, dan transportasi tetap lancar agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....