Gorengan saat Berbuka Picu Risiko Metabolik

  • 08 Mar 2026 21:06 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Kebiasaan mengonsumsi gorengan berbahan hewani saat berbuka puasa dinilai perlu diwaspadai jika dilakukan setiap hari selama Ramadan. Dosen Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Citra Nurma Yunita, S.Pt., M.Pt, mengatakan sistem pencernaan yang kosong selama berjam-jam bisa “kaget” ketika langsung menerima makanan tinggi lemak. Hal itu disampaikannya dalam dialog Kurma (Kisah Unik Ramadan) di Pro 1 RRI Malang, Minggu (8/3/2026). “Saat lambung kosong cukup lama, lalu langsung diisi gorengan, proses pengosongan lambung jadi lebih lambat,” jelasnya.

Ia menuturkan, kondisi tersebut dapat memicu rasa begah, mual, hingga perih pada lambung. Dampaknya, ibadah malam seperti tarawih menjadi kurang nyaman karena perut terasa penuh. Selain itu, konsumsi lemak berlebih secara terus-menerus berisiko meningkatkan berat badan dan kadar kolesterol. “Kalau dilakukan setiap hari, risiko metabolik seperti kolesterol naik pasti ada dalam jangka panjang,” katanya.

Tak hanya itu, makanan tinggi lemak dan garam juga dapat memicu rasa haus lebih cepat di siang hari berikutnya. Lemak memperlambat proses cerna, sementara garam meningkatkan kebutuhan cairan tubuh. “Pola ini sebaiknya dikendalikan, mulai berbuka dengan yang ringan dan bertahap agar tubuh beradaptasi dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait kebutuhan protein hewani pada lansia yang berpuasa, Citra menjelaskan kebutuhannya berbeda dibanding kelompok usia lain. Pada anak usia 4–13 tahun, kebutuhan protein sekitar 0,95 gram per kilogram berat badan per hari untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan, perkembangan otak, dan jaringan tubuh. Orang dewasa membutuhkan sekitar 1,2–1,5 gram per kilogram berat badan per hari untuk mempertahankan massa otot dan fungsi enzim. “Pada lansia justru kebutuhannya sedikit lebih tinggi, sekitar 1,2–1,5 gram per kilogram berat badan per hari, karena terjadi penurunan massa otot sehingga asupan protein perlu dijaga,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....