ICMI Way Kanan Dorong Pemkab Lebih Responsif Kelola Media Sosial

  • 04 Mar 2026 06:56 WIB
  •  Waykanan

RRI.CO.ID, Way Kanan - Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah Way Kanan, Raden Adipati Surya, menyampaikan masukan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan.

Ia meminta jajaran pemerintah daerah untuk lebih responsif dalam berkomunikasi dengan masyarakat, terutama dalam mengelola platform media sosial di era digital.

Hal tersebut disampaikan Raden Adipati Surya dalam silaturahmi dan buka puasa bersama ICMI Orda Way Kanan yang berlangsung di Camp Taruna, Kampung Umpu Bhakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Selasa, 3 Maret 2026.

Adipati menyoroti fenomena penggunaan media sosial oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dinilai masih kaku. Menurutnya, media digital seharusnya menjadi jembatan dua arah untuk menyerap aspirasi, bukan sekadar etalase kegiatan seremonial.

“Pemanfaatan media digital harus menjadi corong komunikasi yang responsif. Jangan hanya digunakan untuk pencitraan diri semata, tetapi juga aktif merespons keluhan masyarakat di kolom komentar,” kata Adipati.

Menurutnya keterbukaan informasi mencakup penyampaian apa yang telah, sedang, dan akan dilakukan pemerintah, termasuk jujur mengenai tantangan atau hambatan yang dihadapi di lapangan.

Ia juga meminta pejabat publik tidak "alergi" terhadap kritik dan mampu menggunakan bahasa yang membumi.

“Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh masyarakat umum, bukan bahasa birokrasi yang rumit. Pemimpin daerah harus siap berdialog untuk mencari solusi bersama,” imbuhnya.

Menanggapi masukan tersebut, Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, memberikan apresiasi. Ia memandang saran dari ICMI sebagai vitamin bagi perbaikan kinerja birokrasi di wilayahnya.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas masukan dari ICMI. Saya bersama seluruh SKPD akan berupaya semaksimal mungkin menjalankan program pembangunan dan menjadikan masukan ini sebagai bahan evaluasi demi kemajuan Kabupaten Way Kanan,” ujar Ayu.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara kaum cendekiawan dan eksekutif untuk memastikan pembangunan di Way Kanan berjalan transparan dan akuntabel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....