Bupati Ayu: Pasar Murah Langkah Konkret Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri
- 03 Mar 2026 08:09 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID, Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai upaya menekan lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 hijriah. Kegiatan tahap ketiga dilaksanakan di Balai Kampung Bumi Mulya, Kecamatan Pakuan Ratu, Senin, 2 Maret 2026.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Way Kanan dalam menjaga stabilitas harga serta mempertahankan daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya menjelang Idul Fitri.
Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, mengatakan kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
"Pemerintah Kabupaten Way Kanan hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Operasi Pasar Murah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat," ujar Bupati Ayu.
Kepala Disperindag Way Kanan, Riva Adi Candra, menjelaskan OPM digelar secara bertahap di lima kecamatan, yakni Kampung Bimasakti (Negeri Besar), Kampung Kotaway (Kasui), Kampung Bumi Mulya (Pakuan Ratu), Kampung Bumi Agung (Bumi Agung), serta Kecamatan Baradatu.
Pelaksanaan OPM dimulai sejak Senin, 23 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap hingga mendekati Idul Fitri. Kegiatan di Kampung Bumi Mulya merupakan pelaksanaan tahap ketiga.
Di setiap titik, pemerintah daerah menyediakan satu ton gula pasir, 1.000 liter minyak goreng, dan satu ton telur ayam. "Dari harga distributor, pemerintah daerah memberikan subsidi sebesar Rp5.000 per kilogram untuk setiap komoditas," jelas Riva.
Dengan subsidi tersebut, harga gula turun dari Rp20.000 menjadi Rp15.000 per kilogram. Minyak goreng premium dari Rp40.000 per dua kilogram menjadi Rp30.000, dan telur ayam tipe A dari Rp30.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan Perum Bulog Cabang Lampung Utara yang menyediakan beras SPHP sebanyak satu ton di setiap titik dengan harga Rp57.500 per lima kilogram (Rp11.500 per kg), serta minyak goreng 600 liter per titik dengan harga Rp15.500 per liter.
Pemerintah daerah berharap program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat selama Ramadan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi menjelang Idul Fitri 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....