Takjil, Tradisi Berbuka Puasa di Indonesia

  • 02 Mar 2026 23:11 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Takjil,l merupakan makanan ringan yang biasanya disantap saat berbuka puasa di bulan Ramadan, yang telah menjadi tradisi di Indonesia. Asal usul takjil sendiri berasal dari bahasa Arab, yang berarti "mempercepat" atau "membatalkan puasa".

Tradisi takjil di Indonesia dipengaruhi oleh budaya Islam, terutama dari Timur Tengah dan India. Saat bulan Ramadan, umat Islam di Indonesia biasanya menyantap takjil sebagai hidangan ringan sebelum shalat Magrib dan berbuka puasa.

Melansir dari laman Kompas yang juga merilis dari laman muhammadiyah, catatan mengenai takjil di Indinesia dapat ditemujan dalam laporan De Atjehers, yang ditulis oleh Snouck Hirgronje pada akhir abad ke-19.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa masyarakat lokal aceh telah mengadakan buka puasa yang disegerakan (takjil) di masjid secara beranai-ramu dengan bubur pedas.

Hingga sekarang makna takjil terus berkembang dan populer di Indonesia. Takjil biasanya berupa makanan ringan seperti kurma, buah, atau kue-kue manis. Di Indonesia, takjil juga sering disajikan dengan minuman seperti air kelapa, es teler, atau kolak.

Di beberapa daerah, takjil juga menjadi momen sosial bagi masyarakat. Mereka sering mengadakan acara buka puasa bersama dan berbagi takjil dengan tetangga dan keluarga. Hal ini mempererat hubungan sosial dan memperkuat ikatan komunitas.

Dengan demikian, takjil tidak hanya menjadi tradisi berbuka puasa, tetapi juga menjadi bagian dari budaya dan identitas masyarakat Indonesia. Semoga tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....