Kurma di Bulan Suci: Sumber Energi Alami yang Menyehatkan
- 27 Feb 2026 11:06 WIB
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Bulan Ramadan selalu identik dengan kehadiran kurma di meja berbuka. Buah kecil berwarna cokelat ini bukan sekadar pelengkap tradisi, tetapi juga memiliki nilai gizi yang sangat sesuai dengan kebutuhan tubuh setelah berjam-jam menahan lapar dan haus. Rasa manis alaminya, tekstur yang lembut, serta kandungan nutrisinya menjadikan kurma pilihan yang tepat secara budaya sekaligus ilmiah.
Setelah sekitar 12–14 jam tanpa asupan, tubuh memerlukan sumber energi yang cepat diserap namun tetap ramah bagi lambung. Kurma mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Gula alaminya membantu memulihkan kadar gula darah secara bertahap tanpa membuat tubuh “kaget”. Karena itulah, kurma kerap dianjurkan sebagai makanan pembuka sebelum menyantap hidangan utama. Mengutip fimela.com, berikut beberapa manfaat kurma selama Ramadan yang penting untuk diketahui:
1. Mengembalikan Energi dengan Cepat
Kurma mengandung glukosa dan fruktosa yang mudah diolah tubuh menjadi energi. Saat dikonsumsi ketika berbuka, energi yang sempat menurun dapat kembali pulih secara perlahan dan stabil.
2. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Kandungan serat dalam kurma membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit, yang sering muncul akibat perubahan pola makan selama puasa. Mengawalinya dengan kurma membantu sistem cerna bekerja lebih siap sebelum menerima makanan berat.
3. Membantu Menjaga Keseimbangan Mineral
Kurma mengandung kalium dan magnesium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan, fungsi otot, serta kerja saraf. Setelah kehilangan cairan seharian, asupan mineral ini membantu tubuh terasa lebih segar.
4. Baik untuk Kesehatan Jantung
Serat dan antioksidan pada kurma turut mendukung kesehatan pembuluh darah dan membantu menjaga kadar kolesterol tetap terkendali, terutama ketika pola makan berubah selama Ramadan.
5. Mengurangi Keinginan Makan Berlebihan
Mengonsumsi kurma sebelum makan besar dapat membantu mengontrol nafsu makan. Tubuh yang sudah mendapatkan energi awal cenderung tidak “kalap” saat menyantap hidangan utama.
6. Sumber Antioksidan Alami
Kurma kaya akan flavonoid dan karotenoid yang membantu melawan radikal bebas. Ini penting untuk menjaga daya tahan tubuh, terutama ketika jam tidur dan aktivitas mengalami perubahan selama Ramadan.
Meski menyehatkan, kurma tetap mengandung gula alami dalam jumlah cukup tinggi. Konsumsi 1–3 butir saat berbuka sudah memadai untuk memperoleh manfaatnya. Sebaiknya disertai dengan air putih agar proses rehidrasi berjalan optimal.
Menghadirkan kurma saat Ramadan bukan hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kebutuhan tubuh yang sedang beradaptasi. Dalam buah kecil tersebut tersimpan energi, nutrisi, dan keseimbangan—mendukung puasa yang tidak hanya bermakna secara spiritual, tetapi juga menyehatkan secara fisik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....