Stabilitas Sembako Kaltim Terjaga jelang Ramadan

  • 12 Feb 2026 11:03 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan 2026 dalam kondisi aman. Pengawasan dilakukan secara rutin melalui koordinasi lintas instansi dan pemantauan pasar.

Analis Perdagangan Ahli Pertama DPPKUKM Kaltim, Arie Priyono, mengatakan secara umum pasokan sembako masih mencukupi hingga Idulfitri. Namun terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan daging ayam.

“Stabilitas sembako masih aman sampai Idulfitri, meski ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai dan daging ayam, namun masih tergolong wajar,” ujarnya kepada rri.co.id, Kamis 12 Februari 2026.

Ia menuturkan kenaikan harga dipengaruhi meningkatnya permintaan menjelang Ramadan serta faktor cuaca di daerah produsen. Kondisi tersebut berdampak pada pasokan, terutama komoditas hortikultura yang sebagian besar didatangkan dari luar daerah.

Menurutnya, Kalimantan Timur masih bergantung pada suplai dari Pulau Jawa dan Sulawesi untuk sejumlah komoditas. Ketika produksi di daerah pemasok terganggu, distribusi ke Kaltim ikut terpengaruh dan memicu fluktuasi harga.

“Kaltim masih daerah konsumen, bukan daerah produsen, sehingga cabai dan beberapa komoditas lain masih bergantung pasokan dari luar daerah,” kata Arie.

Pemerintah daerah terus memperkuat pengawasan bersama Satgas Pangan dan kabupaten/kota. Pemantauan dilakukan di pasar tradisional, ritel modern, serta jalur distribusi untuk mencegah kelangkaan maupun lonjakan harga.

“Pengawasan kami lakukan setiap hari bersama stakeholder terkait agar distribusi lancar dan harga tetap terkendali menjelang Ramadan,” ucapnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasar sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadan hingga Idulfitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....