Balogun Main, Amerika Serikat Tersingkir

  • 08 Jul 2026 07:40 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Langkah tim nasional sepak bola Amerika Serikat harus terhenti secara dramatis pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tim negeri paman sam tersebut dipastikan tersingkir setelah menelan kekalahan telak dari Belgia.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Seattle, Amerika Serikat dipaksa menyerah dengan skor akhir 1-4. Hasil minor ini sekaligus mengubur ambisi tuan rumah untuk melaju ke babak perempat final.

Pertandingan tersebut sebelumnya sempat memicu kontroversi besar di panggung sepak bola internasional. Hal itu terjadi setelah penyerang andalan Amerika Serikat, Folarin Balogun, diizinkan tampil bermain.

Melansir laporan The Guardian, FIFA secara mendadak menangguhkan hukuman skorsing kartu merah otomatis milik Folarin Balogun. Padahal, sang penyerang sebelumnya diusir keluar lapangan saat laga kontra Bosnia-Herzegovina.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengakui secara terbuka bahwa dirinya melakukan intervensi politik. Donald Trump menghubungi Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meminta peninjauan ulang sanksi sanksi kartu merah tersebut.

"Saya meminta peninjauan, karena saya tidak berpikir itu merupakan sebuah pelanggaran," ujar Donald Trump saat memberikan keterangan kepada awak media.

Komite Disiplin FIFA mengabulkan permintaan tersebut dengan mengaktifkan Pasal 27 Kode Disiplin. Aturan itu memungkinkan sanksi larangan bertanding ditangguhkan dalam masa percobaan satu tahun.

Keputusan tidak biasa dari otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut langsung mendapat kecaman keras. Asosiasi Sepak Bola Belgia menyatakan sangat terkejut dan menilai keputusan itu mencederai integritas turnamen.

Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, menjelaskan bahwa dirinya hanya fokus pada ranah teknis strategi tim. Mauricio Pochettino menegaskan isu politik di luar lapangan bukan alasan utama dari kekalahan skuad asuhannya.

Kehadiran Folarin Balogun di lini depan nyatanya tidak mampu berbuat banyak bagi ketajaman lini serang Amerika Serikat. Penyerang asal klub Monaco tersebut berhasil diredam dengan ketat oleh barisan pertahanan Belgia.

Dampak dari hasil ini membuat publik sepak bola Amerika Serikat harus menerima kenyataan pahit kegagalan di rumah sendiri. Skuad asuhan Mauricio Pochettino kini menyusul dua negara tuan rumah lainnya, Meksiko dan Kanada, yang sudah lebih dulu angkat koper.

Evaluasi menyeluruh diharapkan segera dilakukan oleh federasi sepak bola setempat demi membenahi mental bertanding tim. Tindak lanjut dari kegagalan ini menjadi pelajaran penting bahwa kekuatan teknis di lapangan hijau jauh lebih menentukan ketimbang manuver di luar stadion.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....