Presiden Prabowo akan Resmikan Bendungan Meninting Proyek Senilai Rp1,4 Triliun

  • 08 Jul 2026 17:17 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan Bendungan Meninting pada Jumat, 10 Juli 2026.
  • Bendungan Meninting adalah Proyek Strategis Nasional senilai Rp1,4 triliun dengan kapasitas tampung 93,75 juta meter kubik, dirancang untuk mengairi 1.559 hektare dan mendukung ketahanan pangan di Pulau Lombok.
  • Infrastruktur ini berfungsi untuk irigasi pertanian, pengendalian banjir, penyediaan air baku, dan dikembangkan menjadi kawasan wisata untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.

RRI.CO.ID, Mataram - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat, 10 Juli 2026. Peresmian tersebut menjadi agenda utama dalam kunjungan kerja perdana Presiden ke NTB sejak dilantik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Ahsanul Khalik, mengatakan Presiden akan tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju Bendungan Meninting.

"Presiden dijadwalkan tiba di Meninting sekitar pukul 14.00 Wita. Dari BIZAM menuju lokasi menggunakan helikopter dengan waktu tempuh sekitar 15 menit," kata Khalik di Mataram, Rabu 8 Juli 2026.

Setelah tiba di lokasi Presiden akan menyapa masyarakat yang telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, kemudian meresmikan Bendungan Meninting. Kunjungan Presiden diperkirakan berlangsung sekitar satu hingga satu setengah jam sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali.

"Untuk sementara agenda beliau hanya peresmian Bendungan Meninting. Apakah nanti ada agenda tambahan, masih menunggu hasil rapat koordinasi," ujarnya.

Untuk diketahui, Bendungan Meninting merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang mulai dibangun pada akhir 2019. Bendungan yang berada di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat itu dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I dengan nilai investasi sekitar Rp1,4 triliun.

Bendungan tersebut memiliki kapasitas tampung sekitar 93,75 juta meter kubik air. Infrastruktur ini dirancang untuk mengairi daerah irigasi seluas sekitar 1.559 hektare, menyediakan air baku bagi masyarakat, mengurangi risiko banjir di wilayah hilir, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Pulau Lombok.

Selain fungsi irigasi dan pengendalian banjir, Bendungan Meninting juga diproyeksikan menjadi kawasan wisata baru yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Keberadaan bendungan ini diharapkan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjamin ketersediaan air pada musim kemarau.

Khalik mengatakan Pemerintah Provinsi NTB berharap kunjungan Presiden tidak hanya meresmikan bendungan, tetapi juga memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai program pembangunan di daerah.

"Kami berharap kunjungan Bapak Presiden membawa manfaat besar bagi NTB. Selain meresmikan Bendungan Meninting, kami juga berharap berbagai program strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat mendapat perhatian pemerintah pusat," katanya.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....