Ruang Udara Sejumlah Negara Ditutup, Operasional BIZAM Tetap Berjalan Normal
- 02 Mar 2026 13:25 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Penutupan ruang udara di sejumlah negara yang belakangan menjadi perhatian publik dipastikan tidak berdampak terhadap operasional di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Seluruh aktivitas penerbangan di bandara kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Barat tersebut tetap berjalan normal seperti biasa.
Humas Bizam, Hidya Putri Ramadhina, menegaskan hingga saat ini tidak terdapat penundaan maupun pembatalan penerbangan, baik untuk rute domestik maupun internasional yang dilayani dari BIZAM.
“Operasional BIZAM berjalan normal seperti biasanya. Tidak ada penundaan dan pembatalan penerbangan, baik domestik maupun internasional,” ujar Hidya Senin 2 Maret 2026.
Ia menjelaskan, saat ini BIZAM memang belum melayani penerbangan internasional langsung dari dan menuju kawasan Timur Tengah. Adapun penerbangan internasional (direct flight) yang tersedia dari Lombok hanya untuk rute Singapura dan Kuala Lumpur.
Meski demikian, masyarakat khususnya jamaah umrah asal NTB tidak perlu khawatir. Pemberangkatan tetap dilayani melalui skema penerbangan transit di sejumlah bandara penghubung.
“Untuk jamaah umrah tetap kami layani, namun bukan penerbangan langsung. Rata-rata transit terlebih dahulu di Surabaya, Jakarta, atau melalui Malaysia. Jadi penumpang berangkat dari BIZAM, kemudian dilayani kembali di bandara lokasi transit sebelum melanjutkan penerbangan berikutnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihak bandara memastikan terus memantau perkembangan situasi global guna mengantisipasi kemungkinan dampak terhadap rute penerbangan yang ada. Apabila terjadi perubahan atau kondisi tertentu, informasi akan segera disampaikan kepada publik.
“Kami akan terus melakukan pembaruan informasi apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan. Update akan kami sampaikan melalui media sosial resmi serta call center InJourney. Kami siap memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat,” tegas Hidya.
Ia juga mengimbau para penumpang untuk aktif dan secara berkala memeriksa jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing guna mengantisipasi perubahan sewaktu-waktu.
"Masyarakat diharapkan tidak perlu panik dan tetap mengacu pada informasi resmi dari pihak bandara maupun maskapai penerbangan," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....