Singkong Thailand, Dessert Manis yang Kian Digemari Masyarakat

  • 06 Jul 2026 02:04 WIB
  •  Jember

RRI.CO.ID, Jember Olahan singkong terus berinovasi mengikuti tren kuliner. Salah satu sajian yang kini banyak diminati masyarakat adalah Singkong Thailand, hidangan penutup berbahan dasar singkong rebus yang dipadukan dengan saus santan kental bercita rasa manis dan gurih. Teksturnya yang lembut serta bahan bakunya yang mudah diperoleh menjadikan menu ini semakin populer di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Jember.

Singkong Thailand merupakan dessert yang terinspirasi dari kuliner Negeri Gajah Putih. Meski demikian, bahan-bahan yang digunakan sangat mudah ditemukan di Indonesia, sehingga banyak pelaku usaha kuliner maupun masyarakat yang mengembangkannya dengan berbagai variasi topping seperti keju, wijen sangrai, hingga kelapa muda.

Pemilik usaha kuliner Pawon Umi, Kinasih, mengatakan Singkong Thailand menjadi salah satu menu yang mulai diminati konsumen karena menawarkan cita rasa tradisional dengan tampilan yang lebih modern.

"Singkong sebenarnya bahan pangan lokal yang harganya terjangkau, tetapi jika diolah dengan teknik yang tepat hasilnya bisa menjadi dessert premium. Kuncinya ada pada pemilihan singkong yang berkualitas, proses perebusan hingga benar-benar empuk, serta saus santan yang gurih dan tidak pecah," ujar Kinasih Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, penggunaan daun pandan saat merebus singkong dapat memberikan aroma yang lebih harum sekaligus membantu cita rasa menjadi lebih khas. Setelah matang, singkong disajikan bersama saus santan hangat yang dimasak menggunakan santan segar, gula, sedikit garam, dan larutan maizena agar teksturnya lebih creamy.

"Menu ini cocok dinikmati dalam kondisi hangat maupun dingin. Banyak pelanggan yang menyukai tambahan keju parut atau wijen sangrai karena membuat rasanya semakin kaya," katanya.

Selain memiliki cita rasa yang lezat, Ellen menilai Singkong Thailand juga menjadi salah satu cara meningkatkan nilai tambah komoditas singkong yang banyak dihasilkan petani Indonesia.

"Melalui inovasi seperti ini, singkong tidak hanya dipandang sebagai makanan tradisional, tetapi juga bisa menjadi produk kuliner yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Harapannya semakin banyak masyarakat yang bangga mengolah pangan lokal menjadi hidangan berkualitas," ucapnya.

Singkong sendiri dikenal sebagai sumber karbohidrat kompleks yang mampu memberikan energi bagi tubuh. Dibandingkan berbagai makanan penutup berbahan tepung, olahan singkong dinilai memiliki kandungan serat yang cukup baik sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Dengan tampilannya yang menarik, rasa manis gurih yang seimbang, serta bahan baku yang mudah diperoleh, Singkong Thailand diprediksi masih akan menjadi salah satu dessert favorit masyarakat sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM kuliner yang ingin mengangkat potensi pangan lokal.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....